Selasa, 26 Februari 2013

Tahukah Kamu Hubungan Antara Harta,Tahta dan Wanita?

 
Yang pertama adalahHARTA… Siapa sih, yang matanya nggak IJO kalo ngeliat uang alias harta??? Saya yakin, sebagian besar manusia.. tidak memandang jenis kelamin.. baik yang berkelamin gedhe maupun yang berkelamin kecil.. ( lho? ) menjadikan harta sebagai barang paporit yang di-idam-idam-kan dalam hidupnya. Karena Si Harta ini bisa nge-beli semua hal-hal nikmat yang ada di bumi ini..
Mau masuk UGM.. tinggal ngisi sumbangan 300 juta.. udah pasti keterima tuh..!
Mau jadi Bupati.. gampang… tinggal ber-serangan fajar ria… 20 rebeng per-orang… kemungkinan besar menang deh, dalam PILKADA…
Mau punya pacar super cuantik.. tinggal beli BMW trus nongkrong di kafe-kafe elit… udah pasti banyak cewek cuantik yang nempel dan mau di-apain aja… wow.. mau di-apain aja, men! Kira-kira enaknya di-apain ya? Bagaimana kalo disuruh salto aja…?
Hal-hal yang begini ini nih yang menyebabkan banyak orang menjadi maniak harta… dan rela melakukan dengan berbagai cara untuk mendapatkan Si Harta ini… Mulai dari KORUPSI, TIPU-MENIPU, KONG kali KONG ( sama dengan KONGKONG dong..? ), NGRAMPOK, nyampe melihara TUYUL dan BUTO IJO.. dan cara-cara yang gak bener ini nih yang lebih di-paporitkan oleh kebanyakan manusia… pokoknya yang gampang, instan, dan tentu saja menghasilkan banyak uang.. weleh.. weleh..
Yup.. Kita kuliah.. kita bekerja.. kita korupsi.. bahkan kita memelihara tuyul.. ujung-ujungnya pasti untuk ndapetin banyak uang alias harta… padahal.. harta yang kita miliki sama sekali gak bisa untuk nyuap para malaikat yang akan menginterogasi kita di alam kubur nanti.. Artinya begini.. Malaikat itu sama sekali gak napsu dengan harta kita! dan.. harta kita sama sekali gak berlaku untuk pesan kapling di surga bahkan kapling yang berkelas ekonomi sekalipun..
But.. punya harta dengan cara yang halal dan dialokasikan untuk hal yang benar ( sesuai dengan AL-ISLAM tentunya ), itu baru salah satu best of the best-nya manusia…
Mari kita cari harta sebanyak-banyaknya.. dan letakkan di “ tangan “ kita… jangan sekali-kali diletakkan di “ hati “ kita, kawan…
Yang kedua adalah TAHTA… Or in other word is “kekuasaan” ..
Biasanya.. setelah berharta, laki-laki cenderung ingin berkuasa.. pengen jadi Presiden lah, jadi Mentri lah, jadi Bupati lah.. jadi RT lah.. Wuih.. namanya juga laki-laki.. Banyak banget maunya… Mau di atas, lah.. Mau di bawah, lah.. di samping, lah.. sambil duduk, lah… gaya kuda lumping, lah.. ( lho… apa ini..??! )
Tahu Bung Karno? Sebenernya dia hebat banget dalam memimpin Indonesia ini.. Tapi.. Saking hobby-nya bermain presiden-presidenan.. dia mengangkat dirinya sebagai presiden seumur hidup.. dan.. ending-nya dia di demo rakyatnya.. “ lengser keprabon “, deh..
Sama juga dengan Pak Harto.. Walaupun dia sangat berjasa dalam pembangunan negri ini.. tapi, karena sama-sama memiliki hobby bermain presiden-presidenan.. dia merekayasa dengan berbagai cara agar supaya dia terpilih terus sebagai presiden…
Akhirnya… Sama nasibnya dengan Bung Karno.. di demo rakyatnya.. dan… “ lengser “ maning, “ lengser “ maning, Son!
Hmm… bener-bener sebuah akhir yang nggak romantis, bukan?
Pemimpin itu tanggung jawabnya gedhe lho.. kalo sampe gak tahan godaan.. ujung-ujungnya bahkan bisa bernasib seperti.. Saddam Husein (digantung lho..), atau Adolf Hitler (bunuh diri lho..).. itu baru sengsara didunia.. di akhirat nanti.. Gue gak bisa bayangin deh..
Jangan jadi orang yang gila hormat, my prendt… Jadikan jabatan sebagai AMANAH.. dan tentu saja jangan menjadikannya hanya sebatas KARIER..
Yang ketiga adalah WANITA… Nah.. Makhluk yang satu ini nih yang gak ada habisnya kita bahas.. Kalo berbicara wanita pasti gak lepas dengan kata “cinta”..
“kasih sayang”.. bahkan “sex”.. Misalnya kita berhasil dan bener dalam memilih dan memelihara makhluk ini sih, fine-fine saja.. Bahkan bisa memberikan kekuatan yang luar biasa… Jadi berasa kayak Super Hero gitu.. Tapi.. Kalo kita gak bijak.. bisa hancur hidup kita, my prendt…
Buktinya.. Kita tentu tahu Julius Caesar…. Penguasa Romawi yang masyhur itu…. kekuasaan-nya luas…. jago berperang… semua musuh takluk padanya…
E…. gara-gara dia kesengsem sama cewek Mesir bernama Cleopatra… Mulailah dia berpikir gak rasional, yang mengawali kehancuran hidupnya…
Tiap malem minggu Julius ngapelin Cleo… Gak tanggung-tanggung… Roma – Mesir PP… Cleo minta mobil, dibeliin ( emang dulu sudah ada mobil? )…
Cleo minta dibangunin WC umum, dibangunin… Bahkan Cleo minta dibangunin istana-pun… Si Julius oke-oke aja…
Sampe-sampe si Julius itu udah gak mikirin negaranya…. Mau makan ingat Cleo…. Mau tidur ingat Cleo… Bahkan mau eek-pun ingat Cleo….
Nah dari situlah dia gak sadar kalo ada yang ingin menggulingkan kekuasaan-nya…. Akhirnya dia dikhianati oleh Mark Antoni yang notabene adalah orang kepercayaannya sendiri…. Tamat deh riwayatnya…
Banyak mah kasus yang kayak begituan… Bahkan… sumber dari segala sumber kriminal pertama kali dalam sejarah manusia…. disebabkan gara-gara masalah WANITA… Itu tuh… anaknya engkong Adam, Si Qobil… tega-teganya ngebunuh sodaranya sendiri, Si Habil, hanya gara-gara pengen ngawinin tunangan-nya Habil yang cuantik itu lho… weleh.. weleh…
Dan di masa sekarang… bahkan lebih parah kawan… Inget to anggota DPR yang iseng-iseng mbikin pilm bokep amatir itu… Yup… Bang YZ dengan Nona ME… Bayangin… Anggota DPR, bahkan waktu itu Bang YZ ini diproyeksikan sebagai menteri agama lho, oleh partainya… udah punya istri lagi… Anggota Dewan kok malah pengen jadi porn star… habis deh riwayat dia… Ngomong-ngomong, udah pada liat belom pilm-nya.. ( hus!!! )
Memang dahsyat banget godaan dari 3-TA ( HARTA – TAHTA –WANITA )… Mari kita ber-hati-hati dengan ketiga hal tersebut…
Nah.. berikut ini ada anjuran yang berguna dalam menjadikan kita sebagai seorang PEJANTAN TANGGUH…
Menurut Hadits Riwayat Abu Dawud, ada 3 kunci kebahagiaan seorang laki-laki :
Yang pertama adalah, Istri Sholihah yang jika dipandang membuatmu semakin sayang, dan jika kamu pergi membuatmu merasa aman karena bisa menjaga kehormatan dirinya dan hartamu..
Inget..! Istri Sholihah.. Bukan Istri yang super cantik dan sexy…
Bukan Istri yang “ matre “ yang hobby-nya cuman shopping dan menghambur-hamburkan uang kayak Marie Antonette…
Bagaimana cara mendapatkannya….
…WANITA yang baik adalah untuk LELAKI yang baik dan LELAKI yang baik hanyalah untuk WANITA yang baik… ( ini ayat Al-Qur’an lho.. An Nur 26 )
Jadi, jika engkau mengiginkan seorang WANITA yang baik.. yang akan membuatmu merasa menjadi manusia terhebat di dunia… bukan wanita gak baik yang akan menghancurkan hidupmu… maka jalan untuk meraihnya adalah dengan terus-menerus memperbaiki diri hingga termasuk ke dalam kategori LELAKI yang baik…
Dan suatu hari nanti.. akan tiba waktunya kita bertemu dengan sang BIDADARI… memilikinya… dan menandatangani nota kerjasama untuk membuat anak sesering-seringnya… eh, maksudku… sebanyak-banyaknya…
AMIIIII..IN!
Yang kedua, Kendaraan yang baik yang bisa mengantar ke manapun kamu pergi..
Untuk mendukung aktivitas kita dalam menjalani kehidupan yang indah ini… tentu sarana berupa KENDARAAN sangat diperlukan untuk dapat mengakses tempat-tempat yang akan kita gunakan untuk berkegiatan yang INSYAALLOH akan menjadi ladang amal bagi kita… Inget, with “ The Magic Spell of Bismillah “… InsyaALLOH akan menjadikan semua kegiatan kita menjadi ibadah…. Bahkan “ Bismillah “ sebelum kita ber-GITUAN-ria dengan istri kita juga menjadikan-nya sebagai ibadah lho… Uenak Tenan, bukan… Tapi Awas!!!! Kalo “ Bismillah “ sebelum kita ber-GITUAN-ria dengan istri orang lain… ITU DOSA BESAR!!!
Kendaraan mengantarkan kita ke universitas untuk mencari ilmu…
Kendaraan mengantarkan kita ke kantor dalam rangka mencari nafkah untuk anak-istri tercinta…
Kendaraan mengantarkan kita ke rumah sanak-saudara dan sahabat-sahabat kita, untuk meng-erat-kan tali silaturahmi…
Kendaraan pula-lah yang mengantarkan kita jalan-jalan keliling kota bersama istri kita tercinta… wuih… So Romantic…. ( kapan ya..? )
Yang Ketiga, Rumah yang lapang, damai, dan penuh kasih sayang..
Ini dia… tempat dimana kita bercengkerama dengan keluarga kita….
Tempat dimana kita berkolaborasi dengan istri untuk mendidik anak kita tercinta agar berguna bagi agama, nusa, dan bangsa….
Tempat dimana kita memproduksi anak-anak yang bermutu dan berkualitas tinggi.. ( JANGAN DIDENGERIN!!! )
Tempat dimana kita beristirahat dan men-charge energi, setelah seharian berjuang mati-matian demi mencari sebakul nasi untuk kita makan bersama keluarga tercinta…
Dan tempat dimana mengatur strategi-strategi guna menghadapi hidup yang semakin sulit….
Begitulah kiranya salah satu referensi tentang STANDARD HIDUP bagi kita para lelaki muslim yang ganteng dan gagah ini…
Oya, setelah hal-hal tadi telah tercapai… ada beberapa hal lagi yang harus kita capai… Salah satunya adalah… Percaya nggak percaya…Tergantung bagaimana anda menyikapinya….
Sumber : http://www.rileks.com/community/artikelmu/blogger/12659-harta—tahta—wanita.html

Senin, 25 Februari 2013

Faktor-faktor Pendukung Prestasi Belajar Siswa




Menurut Slameto bahwasannya faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar adalah sebagai berikut:
a. Faktor Intern, meliputi:
1) Faktor Biologis ( yang bersifat jasmani)
a) faktor Kesehatan
Sehat berarti dalam keadaan baik, yaitu baik segenap badan beserta bagian-bagian yang lain atau bebas dari penyakit. Kesehatan adalah keadaan atau hal sehat. Kesehatan seseorang berpengaruh terhadap belajarnya.
Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatan seseorang terganggu, selain itu juga ia akan cepat lelah, kurang bersemangat, mudah pusing, ngantuk jika badannya lelah, kurang darah ataupun ada gangguan-gangguan atau kelainan-kelainan fungsi alat indranya serta tubuhnya.
Agar seseorang dapat belajar dengan baik haruslah mengusahakan kesehatan badannya tetap terjamin dengan cara selalu mengindahkan ketentuan-ketentuan tentang bekarja, tidur, makan, olah raga dan rekreasi.
2) Cacat tubuh adalah sesuatu yang menyebabakan kurang baik dan kurang sempurnanya anggota tubuh atau badan. Seperti: buta, tuli, patah kaki, patah tangan, lumpuh dan lain-lain.
Keadaan cacat tubuh juga mempengaruhi belajar. Siswa yang cacat belajarnya akan tergaggu, misalnya siswa tersebut menjadi minder, kurang percaya diri dll. Jika hal ini terjadi, hendaknya ia belajar pada lembaga pendidikan khusus atau diusahakan alat batu agar dapat menghindar atau mengurangi kecacatannya itu.
3) Faktor Psikologis (yang bersifat rohani)
Sekurang-kurangnya ada tujuh factor psikologis yang mempengaruhi belajar siswa. Faktor-faktor itu adalah: intelegensi, perhatian, minat, bakat, motif, kematangan dan kelelahan. Uraian berikut ini akan membahas factor-faktor tersebut.
4) Inteligensi
Intelegensi menurut Ngalim Purwanto adalah factor total, berbagai macam daya jiwa erat bersangkutan didalam (ingatan , fantasi, perasaan, perhatian, minat dan sebagainya turut mempengaruhi seseorang).
Intelegensi merupakan salah satu aspek yang penting dan sangat menentukan berhasil tidaknya seoarng siswa dalam belajar, manakala siswa memiliki intelegensi normal tetapi prestasi belajarnya sangat rendah sekali, hal ini bisa disebabkan oleh hal-hal lain, seperti sering sakit, tidak belajar dirumah, dan sebagainya. Kalau seorang siswa memiliki tingkat intelegensi dibawah normal, maka sulilt baginya untuk bersaing didalam pencapaian prestasi tinggi dengan siswa yang mempunyai intelegensi normal atau diatas normal. Siswa yang demikian keadaannya hendaknya diberi pertolongan khusus serta pendidikan khusus, seperti kursus dan lain sebagainya.
Intelegensi seorang siswa dapat diketahui dari tingkah laku atau pebuatannya yang tampak. Bagi suatu perbuatan intelegensi bukan hanya kemampuan yang dibawa sejak lahir saja yang penting, faktor-faktor lingkungan dan pendidikan pun memegang peranan penting.
a. Perhatian
Perhatian adalah pemusatan energi psikis yang tertuju kepada suatu pelajaran. Untuk mendapatkan hasil belajar yang baik, siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya, jika pelajaran tidak menjadi perhatian siswa, maka timbullah kebosanan, sehingga ia tidak lagi suka belajar. Agar siswa dapat belajar dengan baik, usahakanlah bahan pelajaran selalu menarik perhatian dengan cara mengusahakan pelajaran itu sesuai dengan hobi atau bakatnya.
b. Ingatan
Secara teoritis ingatan akan berfungsi: (1) Menerima Kesan-kesan dari luar, (2) menyimpan kesan, (3) memproduksi kesan. Oleh karena itu, ingatan merupakan kecakapan untuk menerima, menyimpan dan memproduksi kesan-kesan di dalam belajar. Hal ini sekaligus untuk menghindari kelupaan karena lupa merupakan gejala psikologis yang selalu ada.
c. Bakat
Bakat adalah Salah satu kemampuan manusia untuk melakukan suatu kegiatan dan sudah ada sejak manusia itu ada. Hal ini dekat dengan persoalan inteligensia yang merupakn struktur mental yang melahirkan “ kemampuan” untuk memahami sesuatu. Dengan uraian diatas jelaslah bahwa bakat itu mempengaruhi belajar. Jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakatnya, maka hasil pelajarannya lebih baik karena ia senang belajar dan pastilah selanjutnya ia akan lebih giat lagi dalam belajar .
d. Motif
Kata motif diartikan sebagai daya upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Motif dapat dikatakan sebagai daya penggerak dari dalam dan didalam subyek untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi mencapai suatu tujuan. Jadi motif erat sekali hubungannya dengan tujuan yang akan dicapai. Di dalam menentukan tujuan itu dapat disadari atau tidak, bahwa untuk mencapai tujuan itu perlu berbuat, sedangkan yang berbuat adalah motif itu sendiri sebagai daya penggerak atau pendorongnya.
e. Kematangan
Kematangan adalah suatu tingkat dalam pertumbuhan seseorang, dimana organ tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan kecakapan baru. Oleh karena itu seorang guru harus mengetahui tingkat kematangan anak agar dapat menyesuaikan diri dengan persiapan anak didiknya. Dengan kata lain dalam proses belajar mengajar materi yang di sampaikan harus di sesuaikan dengan tingkat pertumbuhan dan cara berpikir siswa.
f. Kesiapan atau readiness
Menurut James Drever adalah preparedness to respond or react, yaitu kesiapan untuk memberi respon atau bereaksi. Kesediaan itu timbul dari diri seseorang dan juga berhubungan juga dengan kematangan, karena kematangan berarti kesiapan untuk melaksanakan kecakapan. Kesiapan ini perlu diperhatikan dalam proses belajar, karena jika siswa tersebut sudah ada kesiapan untuk belajar, maka hasil belajarnya akan lebih baik.
g. Kelelahan
Kelelahan pada seseorang walaupun sulit untuk dipisahkan tetapi dapat dibedahkan menjadi dua macam: yaitu kelelahan jasmani dan kelelahan rohani (bersifat psikis). Kelelahan jasmani terlihat dengan lemah lunglainya tubuh, dan nanti akan timbul kecendrungan untuk membaringkan tubuh. Kelemahan jasmani terjadi karena terjadi kekacauan sisa pembakaran di dalam tubuh sehingga darah kurang atau tidak lancar pada bagian-bagian tertentu. Sedangkan kelelahan rohani dapat di lihat dengan adanya kelesuhan dan kebosanan, sehingga minat dan dorongan untuk menghasilkan sesuatu hilang. Kehilangan ini sangat terasa pada kepala pusing sehingga sulit untuk berkonsentrasi.
Dari uraian diatas dapatlah di mengerti bahwa kelelahan itu dapat mempengaruhi belajar. Agar siswa dapat belajar dengan baik harus menghindari jangan sampai terjadi kelelahan dalam belajarnya.

b. Faktor Eksetrn
Selain faktor internal yang diakibatkan dari dalam diri siswa, ada pula faktor eksternal atau faktor yang diakibatkan dari luar diri siswa, yang dapat mempengaruhi prastasi belajar siswa antara lain:
1. Faktor lingkungan keluarga.
Keluarga adalah lembaga pendidikan yang pertama dan utama bagi siswa. Keluarga adalah termasuk di dalam salah satu faktor yang mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap keberhasilan siswa. Dari lingkungan keluarga inilah yang pertama kali anak dikenalkan dan menerima pendidikan dan pengajaran terutama dari ayah dan ibunya. Pengaruh keluarga bagi siswa adalah berupa: cara orang tua mendidik anak, hubungan antara keluarga, pengertian orang tua, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga dan latar belakang kebudayaan.
Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi prestai belajar siswa dari dalam keluarga ini adalah suasana keluarga. Suasana keluarga yang ramai, gaduh atau tegang karena orang tua sering berselisih pendapat dapat mengganggu konsentrasi belajar siswa. Demikian pula keadaan ekonomi keluarga, dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa, misalnya ekonomi keluarga yang kurang maka fasilitas belajar anak bisa kurang terpenuhi, bahkan tempat belajar anak kurang memadai atau tidak ada, akibatnya siswa tidak dapat belajar dengan baik sehingga menjadi penghambat prestasi belajarnya.
2. Faktor lingkungan sekolah
Faktor lingkungan sekolah mempunyai pengaruh terhadap keberhasilan siswa dalam belajar karena hampir sepertiga dari kehidupan siswa sehari-hari berada disekolah. Faktor lingkungan sekolah yang dapat menunjang keberhasilan siswa, antara lain; cara penyampaian pelajaran, faktor antara guru dengan siswa, faktor asal sekolah, faktor kondisi gedung, kelas harus memenuhi syarat belajar, dan kedisiplinan yang diterapkan oleh sekolah yang bersangkutan.
3. Faktor lingkungan masyarakat
Faktor lingkungan masyarakat disebut juga sebagai faktor lingkungan sekitar siswa dimana ia tinggal, Faktor lingkungan masyarakat ini juga memberikan pengaruh terhadap keberhasilan siswa. Faktor ini dibagi menjadi tiga macam, yaitu:
a) Faktor media massa; termasuk semua alat-alat media massa seperti; buku, koran, TV, video casette, internet dan sebagainya, yang dapat dimanfaatkan secara positif sebagai penunjang belajar siswa. Namun juga bisa berdampak negatif, bila salah digunakan. Karena itu perhatian, pembimbingan dan kebijaksanaan orang tua dan guru diperlukan untuk mengendalikan mereka.
b) Faktor pergaulan; teman bergaul dan aktivitas dalam masyarakat yang dapat membentuk keberhasilan dalam belajar siswa, bila dapat membagi waktu belajar dengan baik. Bila tidak dapat membagi waktu dengan baik maka aktivitas siswa tersebut akan berantakan dan itu akan berpengaruh pada prestasi belajarnya. Sehingga perhatian dan pengawasan orang tua sangat diperlukan.
Tipe keluarga, seperti pendidikan, jabatan, orang tua siswa, semua itu akan memberikan pengaruh dalam perkembangan siswa.

Menurut Nana Sujana faktor yang dapat mendukung prestasi belajar siswa adalah hasil belajar yang dicapai siswa yang dipengaruhi oleh dua factor utama yaitu yang pertama; factor dari dalam diri siswa itu sendiri dan yang kedua; factor yang datang dari luar diri siswa itu sendiri atau factor lingkungan.

Mengenali Warna & Manfaat Buah-Sayuran


http://images.pilkolin.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RpGbbwoKCpcAAHQCGv41/buah-warna.JPG?et=5PZbFGM3rlEfW%2B2Qs8VtSA&nmid=49082269



Umumnya, kita malas makan buah, apalagi sayuran. Kalau buah atau sayuran itu kebetulan kesenangan kita sih tak masalah.
Nah, daripada Anda selalu merasa terpaksa makan sayuran dan buah, sebaiknya kenali manfaatnya lewat warna. Kata orang tak kenal maka tak sayang.


Merah
Banyak buah yang berwarna merah, ada semangka, stroberi, tomat, atau jambu biji merah. Warna merah pada buah-buahan tersebut mengandung zat yang namanya antosianin dan likopen. Antosianin berguna untuk mencegah infeksi dan kanker kandung kemih, sedangkan likopen menghambat fungsi kemunduran fisik dan mental agar kita tidak mudah pikun. Selain itu, likopen juga mencegah bermacam-macam penyakit kanker. Sementara sayuran yang berwarna merah seperti terung, kol merah, dan bayam merah. Pigmen pada sayuran jenis ini mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai antikanker. Kol merah jika disantap mentah ternyata mengandung senyawa fitokimia dan vitamin C dua kali lipat daripada kol putih.
Jingga
Melon jingga, pepaya, jeruk yang berwarna jingga dan semua buah-buahan yang memiliki daging buah berwarna jingga itu mengandung betakarotin. Fungsi betakarotin menghambat proses penuaan sel. Sel-sel di dalam tubuh kita makin lama semakin tua, dan jika sudah telanjur tua, maka tugas betakarotin meremajakan kembali. Selain itu, sebagian betakarotin yang ada di dalam tubuh berubah menjadi vitamin A yang akan memacu sistem kekebalan tubuh, yang membuat tubuh tak mudah terserang penyakit. Sedangkan beberapa jenis sayuran yang berwarna jingga, antara lain ubi jalar merah, labu kuning, dan wortel. Tiga sayuran ini sangat kaya akan betakarotin. Selain itu, wortel juga kaya akan kalsium pektat yang berguna menurunkan kadar lemak dalam darah. Buah dan sayuran berwarna jingga banyak mengandung vitamin A, yang sangat dibutuhkan bagi kesehatan mata. 
Kuning
Buah berwarna kuning adalah belimbing, nanas, pisang, dan lain-lain. Buah-buahan ini kaya akan kalium. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa kalium bermanfaat mencegah stroke dan jantung koroner. Kalau Anda suka makan nanas, apalagi dijus, selain rasanya segar, ternyata juga membantu menyembuhkan diare dan mempercepat penyembuhan radang. Jenis sayuran yang berwarna kuning diyakini ampuh memerangi katarak, serangan jantung, dan stroke. Contoh sayuran kuning adalah paprika dan jagung muda.
Hijau
Tengok yang namanya alpukat, melon, anggur hijau. Buah-buahan ini banyak mengandung asam alegat, yang sangat ampuh menggempur bibit sel kanker jenis apa pun. Asam alegat juga membantu menormalkan tekanan darah karena buah berwarna hijau juga mengandung kalium. Sayuran kebanyakan warnanya memang hijau, bayam, caisim, dan daun singkong, adalah contoh sayuran yang banyak mengandung vitamin C dan B Kompleks. Selain itu juga besar kandungan zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, betakarotin, dan tentu saja, serat. Kekurangan sayuran berwarna hijau menyebabkan kulit jadi kasar dan bersisik.
Putih
Buah yang berwarna putih antara lain sirsak, duku, kelengkeng, dan leci. Kandungan serat dan vitamin C dalam buah-buahan berwarna putih ini tinggi. Memang tidak begitu banyak mengandung antioksidan, tapi serat juga sangat dibutuhkan dalam tubuh. Manfaat langsung serat itu membuat kita nyaman saat buang air besar.  Sayuran berwarna putih antara lain taoge, kol, kembang kol, sawi putih, rebung, dan jamur. Taoge sebaiknya dimakan mentah, atau sete matang, agar vitamin E dan C yang dikandungnya tidak hilang. Sedangkan jamur, kol, dan kembang kol, sarat akan senyawa antikanker.
Beberapa hal penting yang harus diketahui:
1. Kurangi makanan yang mengandung tambahan kimia sintetis seperti pewarna, beking soda, besoat, dan esen. Bahan-bahan ini merupakan sumber radikal bebas yang merangsang jaringan menjadi hiperaktif dan dapat memicu timbulnya kanker. Penyedap makanan juga menggunakan bahan-bahan kimia sintetis.
2. Sayuran warna hijau sebaiknya dikonsumsi setiap hari dalam jumlah paling besar, dengan kombinasi sayuran warna jingga dan kuning, merah-ungu dan putih sebagai pelengkap.

Neraka

 
Neraka sering dilukiskan dengan suasana api menyala yang sangat mengerikan panasnya. Kondisi seperti itulah yang terdapat di sebuah lubang api menganga di daratan Usbekistan, Asia Tengah. Maka lubang api itu pun disebut sebagai “pintu neraka”.
Lubang api itu berukuran sekitar dua kali lapangan bola dengan kedalaman lebih dari 30 meter. Semula ukurannya tidak sebesar itu sejak pertama kali tahun 1975 “pintu neraka” itu dijumpai manusia.
Awalnya ahli geologi menggali dengan alat berat untuk pengeboran gas alam. Anehnya, di lokasi itu ditemukan jurang besar di bawah tanah. Saking besarnya, semua peralatan untuk penggalian itu terperosok ke dalam.
Jurang itu dipenuhi dengan gas bumi yang beracun. Belum ada keterangan resmi Uni Soviet kala itu terkait berapa jumlah korban tewas akibat terkena gas beracun. Namun para ahli segera menyingkir dan semua peralatan yang terperosok itu ditinggal pergi.
Untuk menghindari gas beracun yang terlanjur terbuka ke langit bumi itu menyebar, para ahli memutuskan untuk membakarnya. Posisinya berada di dekat kota kecil bernama Davaz.
Praktis sejak 1975 lobang raksasa itu menyemburkan api seperti gunung berapi dan masih tetap menyala hingga kini walau sudah 35 tahun berlalu. Masyarakat sekitar tak ada yang berani mendekat karena pengaruh medan panas hingga beberapa ratus meter, sehingga dinamakan “pintu neraka”.
Sampai sekarang belum ada penjelasan apakah “pintu Neraka” itu ukurannya melebar atau stabil karena gas yang keluar dari perut bumi itu langsung terbakar. Walau terkena hujan pun, apinya tidak mati.
Lubang api raksasa itu kelihatan dari kejauhan karena berada di daratan tandus yang luas. Bila malam, tampak semakin jelas dengan sorotan cahaya kekuningan yang bersumber dari “pintu neraka” itu.
Mirip dengan Lumpur Lapindo, yang terus mengeluarkan lumpur panas gara-gara pengeboran yang dinilai gagal sehingga menyembur ke permukaan bumi. Hingga kini juga belum ada ahli geologi yang mampu menghentikan semburan lumpur panas lapindo. Yang bisa dilakukan hanya membatasi agar area efek lumpur panas itu tidak terus melebar.(kompas/wd/km/akha)

apophis membawa kehancuran


Serem nih bo.... kayak pilem armagedon... ( Asteroid yg lagi menuju bumi namanya Apophis.

ilmuwan udah melakukan mulai nyusun strategi halau asteroid. Gimane neh para spiritualis mo ritual apaan neh....??



----------------------------------------

Tahun 2029 akan menjadi tahun yang paling mendebarkan bagi umat manusia di bumi, khususnya para pakar antariksa. Ketika saat itu tiba, asteroid raksasa yang bernama Apophis diperkirakan akan melintasi bumi pada jarak yang sangat dekat : 32.000 Km.

Jika kekuatan gravitasi bumi 'mengundang' sang asteroid, maka bencana besar pun diramalkan bakal terjadi. Betapa tidak, hantaman Apophis akan menghancurkan permukaan bumi dengan luas sebesar negara inggris. Bisa dibayangkan betapa luluh lantaknya bumi ketika bencana itu terjadi.


Ancaman tsb tak berhenti sampai disitu. Jika Apophis tak jatuh ke bumi tahun 2029 maka kemungkinan asteroid ini akan mengubah orbitnya sehingga akan berada pada lintasan yang dapat menghantam bumi saat asteroid tsb melintasi bumi lagi pada tahun 2036.


Ancaman ini tentu saja meninggalkan pekerjaan rumah bagi para pakar. Para ilmuwan AS kini memantau dengan seksama pergerakan Apophis. Gerak cepat pun kini mulai dilakukan. Empat seminar yang akan dimulai pada akhir tahun 2007 nanti akan menjadi titik awal dari tindakan yang akan dilakukan umat manusia di bumi. Jika rancangan keputusan sudah dihasilkan maka akan diajukan kepada PBB pada tahun 2009 untuk direalisasikan.


Para pakar kini sibuk merancang teknologi tercanggih untuk menghalau asteroid. Ilmuwan kini membuat sebuat pesawat antariksa yang berfungsi layaknya 'traktor'. Pesawat tsb dapat dimanfaatkan untuk menyeret sebuah asteroid keluar dari lintasannya sebelum menghantam bumi.


Astronot dari Lembaga antariksa AS (NASA), Edward Lu, mengatakan bahwa selama ini 'gaya hollywood' memang menjadi pilihan mereka untuk mengatasi ancaman asteroid. Salah satunya dengan meledakan bom nuklir di angkasa luar untuk menghancurkan asteroid yang akan menabrak bumi. Namun demikian, ia mengatakan "sesungguhnya anda tidak akan tahu apa yang akan ditimbulkan dari tindakan itu. Apa yang terjadi bisa saja berakibat sesuatu yang lebih buruk dari perkiraan kita," paparnya.


Menurut Lu, cara yang dianggap terbaik sejauh ini adalah dengan menempatkan pesawat antariksa berupa 'traktor' kecil untuk menghalaunya. Ukuran traktor tsb kurang lebih sama dengan pesawat Apollo. Pesawat tsb akan ditempatkan mengambang, didepan atau dibelakang asteroid dengan tujuan menyeret asteroid itu dari lintasannya dengan gaya berat.


Russel Schweickart, ketua umum Assosiaciton of Space Explorers menyatakan harus ada suatu prosedur yang diakui secara internasional untuk menghadapi ancama asteroid. "Kita paham bagaimana mengidentifikasikan asteroid. Kita juga tahu bagaimana mengahalaunya. Yang menjadi pertanyaan adalah siapa yang akan memikul tanggung jawab untuk menghadapinya. Kemudian, siapa yang berhak mengambil posisi sebagai pemegang keputusan?", katanya.


Menurut Russel, yang akan menjadi pertanyaan lagi adalah bagian mana dari bumi yang kemungkinan akan dihantam oleh asteroid. "Kita harus mampu menentukan ke arah mana asteroid itu ketika masih berada pada lintasannya. Jika kita menunggu hingga titik jatuhnya asteroid maka akan sangat terlambat karena kita hanya akan sekedar menyaksikan asteroid sukses menghantam bumi," ujarnya.


Karena itulah Russel mengingatkan para ilmuwan untuk sedini mungkin bisa memetakan arah asteroid. Berkaitan dengan itulah, kelompok kerja yang terdiri atas ilmuwan, diplomat dan pakar hukum internasional akan mengupayakan rancangan kesepakatan mengenai tindakan yang kelak akan dilakukan. Dua tahun kedepan, rancangan ini akan dibawa ke PBB untuk dipertimbangkan.


Bagi masyarakat dunia umumnya, mari perbanyak doa karena kekuatan spiritual doa Insya Allah mampu menyelamatkan bumi dari ancaman namun selain dari doa, kita juga wajib menjaga bumi dari kerusakan akibat keserakahan manusia. Bukankah dalam Al Quran, Allah seringkali mengingatkan manusia agar tidak merusak bumi? jika ini tidak segera dihentikan, maka teknologi canggih apapun tidak akan mampu menghalau azab dari Tuhan Semesta Alam.

Peristiwa Lama, Sampit

TANGISAN haru pecah di pendopo kantor Bupati Kabupaten Bangkalan, Jalan Letnan Abdullah, Jumat pekan lalu. ''Alhamdulillah, akhirnya kami sampai di Madura,'' kata Jayadi, 31 tahun, sambil terisak. Toh, kegembiraan itu tak lama. Sejenak kemudian, pemuda ceking itu tepekur. ''Kami tidak tahu harus ke mana setelah ini,'' tuturnya.

Jayadi terus memeriksa sebuah alamat: Desa Nasoka, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. ''Tidak jelas siapa orangnya. Ibu kami sudah 50 tahun tak mengontak saudaranya di Madura,'' katanya masygul. Ia tidak tahu harus menemui siapa untuk meminta perlindungan.


Jayadi adalah potret getir warga pendatang di Sampit, Kalimantan Tengah. Mereka dipaksa meninggalkan tanah itu setelah diburu-buru warga Dayak, yang mengklaim sebagai ahli waris bumi Sampit.


Bersama ribuan pengungsi lain, Jayadi cabut dari daerah panas itu, Kamis pekan lalu, menumpang Kapal Motor Bukit Raya ke Surabaya. ''Saya bisa selamat karena saya bukan orang Madura,'' katanya. Ia memang asli Semarang, tapi sejak usia tiga tahun hijrah ke Sampit mengikuti orangtuanya.


Pada 1989, Jayadi kawin dengan Fitri, 29 tahun, gadis Madura putri Marini, 60 tahun. Mereka dikaruniai tiga anak, dan bermukim di Desa Sumber Makmur, Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Sampit. Jayadi jualan sayur-mayur keliling kampung. Meski pas-pasan, mereka bisa hidup tenang, sampai semuanya hancur berkeping.


Penderitaan itu dimulai Senin 19 Februari lalu. Saat itu, Jayadi sedang bertamu di rumah kakaknya, Lastri, di Kampung Begendang, 500 meter dari Desa Sumber Makmur. Menurut kesaksian Jayadi, tiba-tiba saja serombongan orang Dayak datang mengobrak-abrik rumah-rumah, membakar, bahkan membunuh warga keturunan Madura. Jumlah mereka sekitar 15 orang. Tiap orang menggengam tombak, mandau (parang), sumpit, juga panah. ''Setelah membakar dan membunuh, mereka selalu berseru '
ukluk-ukluk-ukluk','' kata Jayadi sambil mengentak-entakkan kakinya.

Bersama Lastri, ia melihat pembantaian itu. ''Pokoknya, setiap bertemu sasaran, cres... cres... cres,'' Jayadi menuturkan sambil meletakkan tangan di lehernya, seperti orang memotong leher. Jayadi sempat gemetaran ketika rombongan bersenjata itu menatapnya. Setelah mendengus, mereka pun berlalu begitu saja. Tak ada kata-kata.


Jayadi tak tahu pasti mengapa bisa lolos. Ia menduga, rombongan lelaki itu dari suku Dayak Iban, yang dikenal punya penciuman tajam. Seperti dilaporkan wartawan Gatra Suhartono, Dayak Iban inilah yang keluar-masuk kampung melakukan pemeriksaan lewat aroma. Kalau ada yang dianggap orang Madura, mereka berteriak, ''Di sini ada sapi....''


Yang tak punya kemampuan seperti itu melakukan seleksi secara konvensional, lewat bahasa. Warga pendatang disuruh menghitung satu sampai sepuluh, lalu diminta melafalkan kata ''kuning''. Bila sepuluh diucapkan
sepoloh, dan koning untuk warna kuning, nyawa bisa putus.

Setelah tahu orang Madura menjadi sasaran amuk, Jayadi bergegas pulang. ''Untung mereka belum sampai rumah saya,'' katanya. Istri, ibu mertua, dan tiga anaknya panik. Jayadi mengambil inisiatif mengungsikan mereka. ''Saya sembunyikan di hutan,'' katanya. Sekitar dua kilometer dari rumahnya. ''Setiap hari, saya kirim makanan buat keluarga saya,'' ujar Jayadi. Ia sendiri menunggui rumah agar tidak dibakar.


Namun, suasana makin panas saja. Jayadi gamang. Ada tetangganya, sesama pendatang, yang menyarankan agar Jayadi kabur saja, tanpa peduli istri dan anak. ''Kalau toh dibawa, pasti akan kena perkara dengan suku Dayak,'' kata Jayadi, menirukan bujukan keji itu. Jayadi tak sudi mendengarnya. ''Saya mencintai keluarga saya,'' ungkap Jayadi yang hanya tamatan SD ini. Dengan bantuan dua aparat Pemerintah Daerah (Pemda) Sampit, Jayadi akhirnya berhasil membawa keluarganya ke tempat pengungsian di kompleks kantor Pemda Sampit.


Di tengah-tengah teman senasibnya, Jayadi sempat berharap bisa kembali hidup tenang seperti sediakala. Sayang, itu hanya mimpi. Saat ia melongok ke kampung, rumahnya telah rata dengan tanah. Jayadi kini tidak punya apa-apa lagi. Akhirnya, dia memutuskan mengikuti saran mertuanya, kembali ke Madura. ''Saya tak punya saudara lagi di Semarang,'' katanya.


Akibat tragedi Sampit, puluhan ribu orang harus mengalami nasib tragis. Sampai pekan lalu, menurut catatan Pemda Kalimantan Tengah, pengungsi yang telah diangkut ke luar Kalimantan sekitar 23.800 orang, dan yang masih ditampung di tempat pengungsian sekitar 33.000 orang.


Sosiolog dari Universitas Indonesia, Imam B. Prasodjo, menyebutkan bahwa penyelesaian konflik antaretnis di Sampit dan Palangkaraya hendaknya tidak dilakukan dengan mengungsikan warga Madura ke daerah lain. ''Ini justru bisa memprovokasi bahwa bila orang tidak suka terhadap pendatang, di pulau mana pun, bisa diusir,'' kata Imam. Orang-orang di Irian Jaya atau di pulau lain bisa melakukan ini. ''Yang kita pertaruhkan saat ini adalah Indonesia sebagai masyarakat majemuk. Pemerintah jangan hanya sibuk mengurus asapnya, tapi lupa di mana apinya,'' Imam menambahkan.


Apa boleh buat, pemerintah untuk sementara seperti tidak punya pilihan lain, kecuali evakuasi. Juru bicara kantor Pemda Kalimantan Tengah, Harun Al-Rasyid, mengatakan bahwa langkah evakuasi terpaksa diambil untuk menghindari jatuh korban lebih banyak. Jumlah korban insiden Sampit dan Palangkaraya itu, menurut Harun, adalah 357 orang --341 di antaranya dari etnis Madura. Sebanyak 571 rumah dibakar. ''Evakuasi menjadi jalan terbaik. Ini sesuai dengan pertimbangan kondisi lapangan, bukan merujuk pada teori,'' tutur Harun.


Setelah aman, kata Harun, pengungsi bisa kembali. Pertanyaannya, kapan? Hingga kini, polisi belum mau memberikan jaminan keamanan. Karena itulah, M. Noer, tokoh yang dituakan oleh orang Madura, sempat mencak-mencak saat bertemu Kapolri Jenderal S. Bimantoro di Surabaya, Sabtu pekan lalu.


Soal pengungsi ini memang tak mudah dipecahkan. Sekadar contoh, akibat konflik etnis di Sambas, dua tahun lalu, puluhan ribu orang masih tersuruk di kamp-kamp pengungsian di Pontianak. Jumlahnya mencapai 68.000 orang, yang tersebar di asrama haji, Stadion Syarif Abdulrahman, Gelanggang Olahraga (GOR) Pangsuma, GOR Bulu Tangkis Khatulistiwa, dan Stadion Universitas Tanjungpura.


Belum lagi para pengungsi di daerah lain. Yang paling sering bikin heboh dan menjadi problem internasional adalah pengungsi yang kini merana di Nusa Tenggara Timur. Mereka yang mengungsi setelah jajak pendapat Timor Timur, awal September 1999, itu jumlahnya masih sekitar 80.000 orang, susut dari jumlah semula yang 200.000 orang.


Di Palu dan Donggala, masih ada 10.000 korban kerusuhan Poso yang belum berani pulang ke kampungnya. Mereka ditampung di tiga lokasi, yakni Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Kabupaten Donggala; Stadion Gawalise di Kota Madya Palu; juga bekas kantor Bank Tabungan Negara Silae serta gedung KNPI. Masih ada lagi soal pengungsi Ambon, Maluku Utara, dan Aceh yang jumlahnya ratusan ribu.


Karena itu pula, Jumat pekan lalu pemerintah memutuskan menghidupkan kembali Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) untuk Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi. Badan ini semasa Presiden Soeharto dan B.J. Habibie dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra). Karena pos Menko Kesra kosong, badan itu kini diketuai Wakil Presiden (Wapres) Megawati Soekarnoputri, dengan sekretaris Bambang Kesowo, yang sehari-hari menjabat sekretaris wapres. Lembaga inilah yang nantinya menangani korban bencana alam dan pengungsi.


Tentu, Bakornas tak bisa meredam kekerasan. Insiden Sampit sampai makan banyak korban, tutur sosiolog dari Universitas Tanjungpura, Prof. Syarief Ibrahim Algadrie, salah satu penyebabnya adalah kurang kompaknya TNI/Polri di lapangan. ''Koordinasinya tidak jelas dari siapa,'' kata Algadrie. Di Sampit, TNI dan polisi malah terlibat baku tembak (lihat:
Upeti di Tengah Pengungsi).

Wakil Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Munir, menyebutkan bahwa pengamanan tak efektif karena ada rivalitas TNI dan Polri. Munir, seperti biasa, menyodok: TNI dianggap membiarkan konflik meletup, mengulur bantuan pasukan. Semua ini dilakukan agar timbul kesan bahwa Polri tidak mampu menjaga keamaman. ''Ini tidak hanya terjadi di Palangkaraya, juga di Aceh, Papua, dan daerah konflik lain,'' kata Munir.


Tudingan bahwa TNI tak cepat tanggap dibantah Kepala Pusat Penerangan TNI, Marsekal Muda Graito Usodo. ''Begitu TNI diminta membantu Polri, kami langsung memberikan respons,'' katanya. Ia menyebutkan, mobilisasi pasukan membutuhkan waktu, baik untuk mengumpulkan personel, penerbangan, maupun transportasi menuju lokasi kejadian. ''Orang gampang saja mengatakan kami terlambat. Padahal, banyak hal yang menyebabkan keterlambatan itu. Mereka tidak mau melihat itu dengan kacamata jernih,'' ujar Graito.


Sialnya, di tengah keterbatasan aparat itu, kerusuhan justru merambat sangat cepat. Mula-mula, pada 18 Februari, ditemukan seorang warga Madura terbujur kaku di pinggir Jalan Karya Baru, Sampit (Gatra, 3 Maret 2000). Sejumlah warga Madura menuntut balas. Mereka membakar sembilan rumah warga Dayak. Empat orang meregang nyawa --satu orang luka-luka disambar celurit, tiga lainnya hangus terbakar.


Wakil Bupati Kotawaringin Timur, H.M. Thamrin Noer, yang turun ke lokasi untuk memantau situasi di Jalan Baamang, nyaris dihabisi warga Madura. Noer mencoba menenangkan emosi massa. Untung saja, seorang warga Madura yang cukup berpengaruh mengenalinya. Dengan pengawalan polisi, Thamrin kemudian meninggalkan lokasi.


Warga Madura terus mengamuk. Praktis, selama dua hari mereka menguasai arena. Merasa menang angin, mereka mengibarkan spanduk kemenangan. Salah satu bunyinya, ''Selamat Datang di Sampang II''. Aksi inilah yang sebenarnya mengundang kemarahan warga Dayak. ''Bagi warga Dayak, tanah itu adalah kehormatan. Tak sejengkal pun boleh diambil orang lain,'' kata J.J. Kusni, putra Dayak, lulusan Universitas Sorbonne, Paris, bidang ilmu sejarah, yang mengajar di Universitas Kristen Palangkaraya.


Suku Dayak akhirnya membalas pada 20 Februari. Dari berbagai penjuru, massa Dayak tumpah ruah ke Sampit. Suasana layaknya perang. Massa Dayak mengenakan ikat kepala warna merah dan kuning. Mereka bersenjata mandau, tombak, dan panah. Sebelum memulai perang, mereka menenggak
barem, minuman keras tradisional Dayak. Mereka memburu suku Madura di semua sudut kota Sampit, malah melebar sampai ke Samuda, 70 kilometer sebelah selatan Sampit.

Suasana benar-benar mencekam. Sampit bagaikan ladang pembantaian. Mayat bergelimpangan di jalan-jalan. Sungai Mentaya, yang melintasi kota Sampit, menghanyutkan mayat-mayat tanpa kepala. Perburuan terus meluas sampai Palangkaraya.


Eksekusi memenggal kepala lawan dalam budaya Dayak dikenal dengan sebutan
ngayau. Cuma, menurut Kepala Pusat Penelitian Kebudayaan Dayak, Universitas Palangkaraya, Prof. H. Kena Muhammad Aini Matseman Usop, 67 tahun, tradisi ini sudah ditinggalkan sejak seabad lalu. ''Sekarang muncul lagi sebagai bentuk pelampiasan dan akumulasi perasaan yang terhina dan tertindas,'' kata Usop.

Penegakan hukum yang lemah, menurut Usop, ikut andil memicu insiden. ''Banyak kasus yang coba diselesaikan secara hukum, hasilnya mengecewakan. Orang Madura yang bersalah sering bebas. Kalaupun dihukum, cuma sebentar,'' katanya. Pendek kata, dalam kehidupan bermasyarakat, orang Dayak merasa terus dikibuli orang Madura. ''Kalau harga diri terus-terusan diinjak, mereka bisa marah, dan inilah akibatnya,'' ujarnya.


Apa pun, kasus Sampit makin menjulangkan nama Indonesia sebagai negeri ''berjuta kekerasan'''. Selama beberapa hari, media massa internasional menyajikan ''kekerasan etnis'' di Sampit sebagai menu utama. Mereka menggeber tulisan dengan foto-foto yang sadis, bengis. Harian
New York Times membandingkannya dengan kekejaman saat Revolusi Prancis. Bedanya, di Prancis, kepala-kepala manusia dipotong dengan kapak guillotine, sedangkan warga Madura dipenggal dengan parang. ''Mayat berserakan di mana-mana. Betul-betul kejam dan biadab,'' tulis koran yang sangat berpengaruh di Amerika Serikat itu.

Kekerasan di negeri yang sempat berjuluk ''zamrud khatulistiwa'' ini benar-benar sedang jadi sorotan pers luar negri.
National Geographic, yang biasanya hanya mengulas lingkungan hidup dan keindahan alam, pada edisi Maret 2001 menurunkan laporan khusus kekerasan etnis di Tanah Air. Judulnya bikin deg-degan: Living Dangerously in Indonesia. Lalu, beberapa jaringan televisi Timur Tengah menampilkan kepala-kepala manusia tanpa badan ketika Presiden Gus Dur menyampaikan pidato pembukaan KTT G-8 di Kairo, Mesir, Ahad pekan lalu.

Saking gawatnya urusan, dari dalam negeri sejumlah tokoh, antara lain cendekiawan muslim Nurcholish Madjid, Ketua DPR-RI Akbar Tandjung, Ketua MPR-RI Amien Rais, dan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Adi Sasono, sampai meminta Presiden Gus Dur mengakhiri lawatannya ke luar negeri. ''Menurut ukuran-ukuran normal, seharusnya pulang karena ini peristiwa sangat besar. Besar sekali,'' kata Nurcholish Madjid.


Tapi, Gus Dur sepertinya lebih suka memakai ukurannya sendiri. ''Saya ke luar negeri ini menandakan bahwa keadaan dalam negeri semuanya beres. Jadi, tidak perlu dikhawatirkan,'' katanya saat dialog dan makan malam bersama masyarakat Indonesia di Kedutaan Besar RI di Kairo, Senin malam pekan lalu.


Media massa asing, kata Gus Dur, terlampau berlebihan. ''Pemberitaan pers asing terlampau membesar-besarkan. Peristiwa di Kalimantan seolah-olah telah menyebabkan kehancuran,'' katanya. Alhasil, Gus Dur tetap melanjutkan lawatannya ke luar negeri sampai 7 Maret. Keputusannya itu, menurut Gus Dur, diambil setelah mendapat saran dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono dan Kapolri Jenderal S. Bimantoro. Gus Dur, seperti dikatakan Menteri Pertahanan Moh. Mahfud MD, baru akan menengok Sampit, Kamis pekan ini.


Hal itu memang harus dilakukan. Kalau tak pandai-pandai meniti buih, pemerintahan Gus Dur bakal mendapat kerepotan baru. Bukan mustahil, kejadian ini akan memberi tempat bagi tuntutan Borneo merdeka. Ketua Kaukus Kalimantan, Letnan Jenderal (purnawirawan) Z.A. Maulani, mengatakan bahwa gagasan ini disambut hangat masyarakat Kalimantan. ''Itu disebabkan ketidakpercayaan masyarakat Kalimantan terhadap pemerintahan pusat,'' kata mantan Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara yang masih berdarah Dayak itu.


Soal Borneo merdeka ini mulai menggelinding setelah 82 pemuka suku Dayak bertemu pada 30 Januari lalu di Palangkaraya. Maulani sendiri mengaku, walaupun hadir dalam pertemuan tersebut, ia tak setuju dengan ide Borneo merdeka. ''Itu termasuk tindakan makar,'' katanya kepada Bambang Febri Triatmojo dari Gatra. Kejadian awal di Sampit memang bisa menjadi momentum untuk memasarkan gagasan separatis itu.

Beberapa Pemikiran Yang Sejalan Dengan Pikiranku

Tahukah Kamu Hubungan Antara Harta,Tahta dan Wanita?

 
Yang pertama adalahHARTA… Siapa sih, yang matanya nggak IJO kalo ngeliat uang alias harta??? Saya yakin, sebagian besar manusia.. tidak memandang jenis kelamin.. baik yang berkelamin gedhe maupun yang berkelamin kecil.. ( lho? ) menjadikan harta sebagai barang paporit yang di-idam-idam-kan dalam hidupnya. Karena Si Harta ini bisa nge-beli semua hal-hal nikmat yang ada di bumi ini..
Mau masuk UGM.. tinggal ngisi sumbangan 300 juta.. udah pasti keterima tuh..!
Mau jadi Bupati.. gampang… tinggal ber-serangan fajar ria… 20 rebeng per-orang… kemungkinan besar menang deh, dalam PILKADA…
Mau punya pacar super cuantik.. tinggal beli BMW trus nongkrong di kafe-kafe elit… udah pasti banyak cewek cuantik yang nempel dan mau di-apain aja… wow.. mau di-apain aja, men! Kira-kira enaknya di-apain ya? Bagaimana kalo disuruh salto aja…?
Hal-hal yang begini ini nih yang menyebabkan banyak orang menjadi maniak harta… dan rela melakukan dengan berbagai cara untuk mendapatkan Si Harta ini… Mulai dari KORUPSI, TIPU-MENIPU, KONG kali KONG ( sama dengan KONGKONG dong..? ), NGRAMPOK, nyampe melihara TUYUL dan BUTO IJO.. dan cara-cara yang gak bener ini nih yang lebih di-paporitkan oleh kebanyakan manusia… pokoknya yang gampang, instan, dan tentu saja menghasilkan banyak uang.. weleh.. weleh..
Yup.. Kita kuliah.. kita bekerja.. kita korupsi.. bahkan kita memelihara tuyul.. ujung-ujungnya pasti untuk ndapetin banyak uang alias harta… padahal.. harta yang kita miliki sama sekali gak bisa untuk nyuap para malaikat yang akan menginterogasi kita di alam kubur nanti.. Artinya begini.. Malaikat itu sama sekali gak napsu dengan harta kita! dan.. harta kita sama sekali gak berlaku untuk pesan kapling di surga bahkan kapling yang berkelas ekonomi sekalipun..
But.. punya harta dengan cara yang halal dan dialokasikan untuk hal yang benar ( sesuai dengan AL-ISLAM tentunya ), itu baru salah satu best of the best-nya manusia…
Mari kita cari harta sebanyak-banyaknya.. dan letakkan di “ tangan “ kita… jangan sekali-kali diletakkan di “ hati “ kita, kawan…
Yang kedua adalah TAHTA… Or in other word is “kekuasaan” ..
Biasanya.. setelah berharta, laki-laki cenderung ingin berkuasa.. pengen jadi Presiden lah, jadi Mentri lah, jadi Bupati lah.. jadi RT lah.. Wuih.. namanya juga laki-laki.. Banyak banget maunya… Mau di atas, lah.. Mau di bawah, lah.. di samping, lah.. sambil duduk, lah… gaya kuda lumping, lah.. ( lho… apa ini..??! )
Tahu Bung Karno? Sebenernya dia hebat banget dalam memimpin Indonesia ini.. Tapi.. Saking hobby-nya bermain presiden-presidenan.. dia mengangkat dirinya sebagai presiden seumur hidup.. dan.. ending-nya dia di demo rakyatnya.. “ lengser keprabon “, deh..
Sama juga dengan Pak Harto.. Walaupun dia sangat berjasa dalam pembangunan negri ini.. tapi, karena sama-sama memiliki hobby bermain presiden-presidenan.. dia merekayasa dengan berbagai cara agar supaya dia terpilih terus sebagai presiden…
Akhirnya… Sama nasibnya dengan Bung Karno.. di demo rakyatnya.. dan… “ lengser “ maning, “ lengser “ maning, Son!
Hmm… bener-bener sebuah akhir yang nggak romantis, bukan?
Pemimpin itu tanggung jawabnya gedhe lho.. kalo sampe gak tahan godaan.. ujung-ujungnya bahkan bisa bernasib seperti.. Saddam Husein (digantung lho..), atau Adolf Hitler (bunuh diri lho..).. itu baru sengsara didunia.. di akhirat nanti.. Gue gak bisa bayangin deh..
Jangan jadi orang yang gila hormat, my prendt… Jadikan jabatan sebagai AMANAH.. dan tentu saja jangan menjadikannya hanya sebatas KARIER..
Yang ketiga adalah WANITA… Nah.. Makhluk yang satu ini nih yang gak ada habisnya kita bahas.. Kalo berbicara wanita pasti gak lepas dengan kata “cinta”..
“kasih sayang”.. bahkan “sex”.. Misalnya kita berhasil dan bener dalam memilih dan memelihara makhluk ini sih, fine-fine saja.. Bahkan bisa memberikan kekuatan yang luar biasa… Jadi berasa kayak Super Hero gitu.. Tapi.. Kalo kita gak bijak.. bisa hancur hidup kita, my prendt…
Buktinya.. Kita tentu tahu Julius Caesar…. Penguasa Romawi yang masyhur itu…. kekuasaan-nya luas…. jago berperang… semua musuh takluk padanya…
E…. gara-gara dia kesengsem sama cewek Mesir bernama Cleopatra… Mulailah dia berpikir gak rasional, yang mengawali kehancuran hidupnya…
Tiap malem minggu Julius ngapelin Cleo… Gak tanggung-tanggung… Roma – Mesir PP… Cleo minta mobil, dibeliin ( emang dulu sudah ada mobil? )…
Cleo minta dibangunin WC umum, dibangunin… Bahkan Cleo minta dibangunin istana-pun… Si Julius oke-oke aja…
Sampe-sampe si Julius itu udah gak mikirin negaranya…. Mau makan ingat Cleo…. Mau tidur ingat Cleo… Bahkan mau eek-pun ingat Cleo….
Nah dari situlah dia gak sadar kalo ada yang ingin menggulingkan kekuasaan-nya…. Akhirnya dia dikhianati oleh Mark Antoni yang notabene adalah orang kepercayaannya sendiri…. Tamat deh riwayatnya…
Banyak mah kasus yang kayak begituan… Bahkan… sumber dari segala sumber kriminal pertama kali dalam sejarah manusia…. disebabkan gara-gara masalah WANITA… Itu tuh… anaknya engkong Adam, Si Qobil… tega-teganya ngebunuh sodaranya sendiri, Si Habil, hanya gara-gara pengen ngawinin tunangan-nya Habil yang cuantik itu lho… weleh.. weleh…
Dan di masa sekarang… bahkan lebih parah kawan… Inget to anggota DPR yang iseng-iseng mbikin pilm bokep amatir itu… Yup… Bang YZ dengan Nona ME… Bayangin… Anggota DPR, bahkan waktu itu Bang YZ ini diproyeksikan sebagai menteri agama lho, oleh partainya… udah punya istri lagi… Anggota Dewan kok malah pengen jadi porn star… habis deh riwayat dia… Ngomong-ngomong, udah pada liat belom pilm-nya.. ( hus!!! )
Memang dahsyat banget godaan dari 3-TA ( HARTA – TAHTA –WANITA )… Mari kita ber-hati-hati dengan ketiga hal tersebut…
Nah.. berikut ini ada anjuran yang berguna dalam menjadikan kita sebagai seorang PEJANTAN TANGGUH…
Menurut Hadits Riwayat Abu Dawud, ada 3 kunci kebahagiaan seorang laki-laki :
Yang pertama adalah, Istri Sholihah yang jika dipandang membuatmu semakin sayang, dan jika kamu pergi membuatmu merasa aman karena bisa menjaga kehormatan dirinya dan hartamu..
Inget..! Istri Sholihah.. Bukan Istri yang super cantik dan sexy…
Bukan Istri yang “ matre “ yang hobby-nya cuman shopping dan menghambur-hamburkan uang kayak Marie Antonette…
Bagaimana cara mendapatkannya….
…WANITA yang baik adalah untuk LELAKI yang baik dan LELAKI yang baik hanyalah untuk WANITA yang baik… ( ini ayat Al-Qur’an lho.. An Nur 26 )
Jadi, jika engkau mengiginkan seorang WANITA yang baik.. yang akan membuatmu merasa menjadi manusia terhebat di dunia… bukan wanita gak baik yang akan menghancurkan hidupmu… maka jalan untuk meraihnya adalah dengan terus-menerus memperbaiki diri hingga termasuk ke dalam kategori LELAKI yang baik…
Dan suatu hari nanti.. akan tiba waktunya kita bertemu dengan sang BIDADARI… memilikinya… dan menandatangani nota kerjasama untuk membuat anak sesering-seringnya… eh, maksudku… sebanyak-banyaknya…
AMIIIII..IN!
Yang kedua, Kendaraan yang baik yang bisa mengantar ke manapun kamu pergi..
Untuk mendukung aktivitas kita dalam menjalani kehidupan yang indah ini… tentu sarana berupa KENDARAAN sangat diperlukan untuk dapat mengakses tempat-tempat yang akan kita gunakan untuk berkegiatan yang INSYAALLOH akan menjadi ladang amal bagi kita… Inget, with “ The Magic Spell of Bismillah “… InsyaALLOH akan menjadikan semua kegiatan kita menjadi ibadah…. Bahkan “ Bismillah “ sebelum kita ber-GITUAN-ria dengan istri kita juga menjadikan-nya sebagai ibadah lho… Uenak Tenan, bukan… Tapi Awas!!!! Kalo “ Bismillah “ sebelum kita ber-GITUAN-ria dengan istri orang lain… ITU DOSA BESAR!!!
Kendaraan mengantarkan kita ke universitas untuk mencari ilmu…
Kendaraan mengantarkan kita ke kantor dalam rangka mencari nafkah untuk anak-istri tercinta…
Kendaraan mengantarkan kita ke rumah sanak-saudara dan sahabat-sahabat kita, untuk meng-erat-kan tali silaturahmi…
Kendaraan pula-lah yang mengantarkan kita jalan-jalan keliling kota bersama istri kita tercinta… wuih… So Romantic…. ( kapan ya..? )
Yang Ketiga, Rumah yang lapang, damai, dan penuh kasih sayang..
Ini dia… tempat dimana kita bercengkerama dengan keluarga kita….
Tempat dimana kita berkolaborasi dengan istri untuk mendidik anak kita tercinta agar berguna bagi agama, nusa, dan bangsa….
Tempat dimana kita memproduksi anak-anak yang bermutu dan berkualitas tinggi.. ( JANGAN DIDENGERIN!!! )
Tempat dimana kita beristirahat dan men-charge energi, setelah seharian berjuang mati-matian demi mencari sebakul nasi untuk kita makan bersama keluarga tercinta…
Dan tempat dimana mengatur strategi-strategi guna menghadapi hidup yang semakin sulit….
Begitulah kiranya salah satu referensi tentang STANDARD HIDUP bagi kita para lelaki muslim yang ganteng dan gagah ini…
Oya, setelah hal-hal tadi telah tercapai… ada beberapa hal lagi yang harus kita capai… Salah satunya adalah… Percaya nggak percaya…Tergantung bagaimana anda menyikapinya….
Sumber : http://www.rileks.com/community/artikelmu/blogger/12659-harta—tahta—wanita.html

Faktor-faktor Pendukung Prestasi Belajar Siswa




Menurut Slameto bahwasannya faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar adalah sebagai berikut:
a. Faktor Intern, meliputi:
1) Faktor Biologis ( yang bersifat jasmani)
a) faktor Kesehatan
Sehat berarti dalam keadaan baik, yaitu baik segenap badan beserta bagian-bagian yang lain atau bebas dari penyakit. Kesehatan adalah keadaan atau hal sehat. Kesehatan seseorang berpengaruh terhadap belajarnya.
Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatan seseorang terganggu, selain itu juga ia akan cepat lelah, kurang bersemangat, mudah pusing, ngantuk jika badannya lelah, kurang darah ataupun ada gangguan-gangguan atau kelainan-kelainan fungsi alat indranya serta tubuhnya.
Agar seseorang dapat belajar dengan baik haruslah mengusahakan kesehatan badannya tetap terjamin dengan cara selalu mengindahkan ketentuan-ketentuan tentang bekarja, tidur, makan, olah raga dan rekreasi.
2) Cacat tubuh adalah sesuatu yang menyebabakan kurang baik dan kurang sempurnanya anggota tubuh atau badan. Seperti: buta, tuli, patah kaki, patah tangan, lumpuh dan lain-lain.
Keadaan cacat tubuh juga mempengaruhi belajar. Siswa yang cacat belajarnya akan tergaggu, misalnya siswa tersebut menjadi minder, kurang percaya diri dll. Jika hal ini terjadi, hendaknya ia belajar pada lembaga pendidikan khusus atau diusahakan alat batu agar dapat menghindar atau mengurangi kecacatannya itu.
3) Faktor Psikologis (yang bersifat rohani)
Sekurang-kurangnya ada tujuh factor psikologis yang mempengaruhi belajar siswa. Faktor-faktor itu adalah: intelegensi, perhatian, minat, bakat, motif, kematangan dan kelelahan. Uraian berikut ini akan membahas factor-faktor tersebut.
4) Inteligensi
Intelegensi menurut Ngalim Purwanto adalah factor total, berbagai macam daya jiwa erat bersangkutan didalam (ingatan , fantasi, perasaan, perhatian, minat dan sebagainya turut mempengaruhi seseorang).
Intelegensi merupakan salah satu aspek yang penting dan sangat menentukan berhasil tidaknya seoarng siswa dalam belajar, manakala siswa memiliki intelegensi normal tetapi prestasi belajarnya sangat rendah sekali, hal ini bisa disebabkan oleh hal-hal lain, seperti sering sakit, tidak belajar dirumah, dan sebagainya. Kalau seorang siswa memiliki tingkat intelegensi dibawah normal, maka sulilt baginya untuk bersaing didalam pencapaian prestasi tinggi dengan siswa yang mempunyai intelegensi normal atau diatas normal. Siswa yang demikian keadaannya hendaknya diberi pertolongan khusus serta pendidikan khusus, seperti kursus dan lain sebagainya.
Intelegensi seorang siswa dapat diketahui dari tingkah laku atau pebuatannya yang tampak. Bagi suatu perbuatan intelegensi bukan hanya kemampuan yang dibawa sejak lahir saja yang penting, faktor-faktor lingkungan dan pendidikan pun memegang peranan penting.
a. Perhatian
Perhatian adalah pemusatan energi psikis yang tertuju kepada suatu pelajaran. Untuk mendapatkan hasil belajar yang baik, siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya, jika pelajaran tidak menjadi perhatian siswa, maka timbullah kebosanan, sehingga ia tidak lagi suka belajar. Agar siswa dapat belajar dengan baik, usahakanlah bahan pelajaran selalu menarik perhatian dengan cara mengusahakan pelajaran itu sesuai dengan hobi atau bakatnya.
b. Ingatan
Secara teoritis ingatan akan berfungsi: (1) Menerima Kesan-kesan dari luar, (2) menyimpan kesan, (3) memproduksi kesan. Oleh karena itu, ingatan merupakan kecakapan untuk menerima, menyimpan dan memproduksi kesan-kesan di dalam belajar. Hal ini sekaligus untuk menghindari kelupaan karena lupa merupakan gejala psikologis yang selalu ada.
c. Bakat
Bakat adalah Salah satu kemampuan manusia untuk melakukan suatu kegiatan dan sudah ada sejak manusia itu ada. Hal ini dekat dengan persoalan inteligensia yang merupakn struktur mental yang melahirkan “ kemampuan” untuk memahami sesuatu. Dengan uraian diatas jelaslah bahwa bakat itu mempengaruhi belajar. Jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakatnya, maka hasil pelajarannya lebih baik karena ia senang belajar dan pastilah selanjutnya ia akan lebih giat lagi dalam belajar .
d. Motif
Kata motif diartikan sebagai daya upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Motif dapat dikatakan sebagai daya penggerak dari dalam dan didalam subyek untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi mencapai suatu tujuan. Jadi motif erat sekali hubungannya dengan tujuan yang akan dicapai. Di dalam menentukan tujuan itu dapat disadari atau tidak, bahwa untuk mencapai tujuan itu perlu berbuat, sedangkan yang berbuat adalah motif itu sendiri sebagai daya penggerak atau pendorongnya.
e. Kematangan
Kematangan adalah suatu tingkat dalam pertumbuhan seseorang, dimana organ tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan kecakapan baru. Oleh karena itu seorang guru harus mengetahui tingkat kematangan anak agar dapat menyesuaikan diri dengan persiapan anak didiknya. Dengan kata lain dalam proses belajar mengajar materi yang di sampaikan harus di sesuaikan dengan tingkat pertumbuhan dan cara berpikir siswa.
f. Kesiapan atau readiness
Menurut James Drever adalah preparedness to respond or react, yaitu kesiapan untuk memberi respon atau bereaksi. Kesediaan itu timbul dari diri seseorang dan juga berhubungan juga dengan kematangan, karena kematangan berarti kesiapan untuk melaksanakan kecakapan. Kesiapan ini perlu diperhatikan dalam proses belajar, karena jika siswa tersebut sudah ada kesiapan untuk belajar, maka hasil belajarnya akan lebih baik.
g. Kelelahan
Kelelahan pada seseorang walaupun sulit untuk dipisahkan tetapi dapat dibedahkan menjadi dua macam: yaitu kelelahan jasmani dan kelelahan rohani (bersifat psikis). Kelelahan jasmani terlihat dengan lemah lunglainya tubuh, dan nanti akan timbul kecendrungan untuk membaringkan tubuh. Kelemahan jasmani terjadi karena terjadi kekacauan sisa pembakaran di dalam tubuh sehingga darah kurang atau tidak lancar pada bagian-bagian tertentu. Sedangkan kelelahan rohani dapat di lihat dengan adanya kelesuhan dan kebosanan, sehingga minat dan dorongan untuk menghasilkan sesuatu hilang. Kehilangan ini sangat terasa pada kepala pusing sehingga sulit untuk berkonsentrasi.
Dari uraian diatas dapatlah di mengerti bahwa kelelahan itu dapat mempengaruhi belajar. Agar siswa dapat belajar dengan baik harus menghindari jangan sampai terjadi kelelahan dalam belajarnya.

b. Faktor Eksetrn
Selain faktor internal yang diakibatkan dari dalam diri siswa, ada pula faktor eksternal atau faktor yang diakibatkan dari luar diri siswa, yang dapat mempengaruhi prastasi belajar siswa antara lain:
1. Faktor lingkungan keluarga.
Keluarga adalah lembaga pendidikan yang pertama dan utama bagi siswa. Keluarga adalah termasuk di dalam salah satu faktor yang mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap keberhasilan siswa. Dari lingkungan keluarga inilah yang pertama kali anak dikenalkan dan menerima pendidikan dan pengajaran terutama dari ayah dan ibunya. Pengaruh keluarga bagi siswa adalah berupa: cara orang tua mendidik anak, hubungan antara keluarga, pengertian orang tua, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga dan latar belakang kebudayaan.
Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi prestai belajar siswa dari dalam keluarga ini adalah suasana keluarga. Suasana keluarga yang ramai, gaduh atau tegang karena orang tua sering berselisih pendapat dapat mengganggu konsentrasi belajar siswa. Demikian pula keadaan ekonomi keluarga, dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa, misalnya ekonomi keluarga yang kurang maka fasilitas belajar anak bisa kurang terpenuhi, bahkan tempat belajar anak kurang memadai atau tidak ada, akibatnya siswa tidak dapat belajar dengan baik sehingga menjadi penghambat prestasi belajarnya.
2. Faktor lingkungan sekolah
Faktor lingkungan sekolah mempunyai pengaruh terhadap keberhasilan siswa dalam belajar karena hampir sepertiga dari kehidupan siswa sehari-hari berada disekolah. Faktor lingkungan sekolah yang dapat menunjang keberhasilan siswa, antara lain; cara penyampaian pelajaran, faktor antara guru dengan siswa, faktor asal sekolah, faktor kondisi gedung, kelas harus memenuhi syarat belajar, dan kedisiplinan yang diterapkan oleh sekolah yang bersangkutan.
3. Faktor lingkungan masyarakat
Faktor lingkungan masyarakat disebut juga sebagai faktor lingkungan sekitar siswa dimana ia tinggal, Faktor lingkungan masyarakat ini juga memberikan pengaruh terhadap keberhasilan siswa. Faktor ini dibagi menjadi tiga macam, yaitu:
a) Faktor media massa; termasuk semua alat-alat media massa seperti; buku, koran, TV, video casette, internet dan sebagainya, yang dapat dimanfaatkan secara positif sebagai penunjang belajar siswa. Namun juga bisa berdampak negatif, bila salah digunakan. Karena itu perhatian, pembimbingan dan kebijaksanaan orang tua dan guru diperlukan untuk mengendalikan mereka.
b) Faktor pergaulan; teman bergaul dan aktivitas dalam masyarakat yang dapat membentuk keberhasilan dalam belajar siswa, bila dapat membagi waktu belajar dengan baik. Bila tidak dapat membagi waktu dengan baik maka aktivitas siswa tersebut akan berantakan dan itu akan berpengaruh pada prestasi belajarnya. Sehingga perhatian dan pengawasan orang tua sangat diperlukan.
Tipe keluarga, seperti pendidikan, jabatan, orang tua siswa, semua itu akan memberikan pengaruh dalam perkembangan siswa.

Menurut Nana Sujana faktor yang dapat mendukung prestasi belajar siswa adalah hasil belajar yang dicapai siswa yang dipengaruhi oleh dua factor utama yaitu yang pertama; factor dari dalam diri siswa itu sendiri dan yang kedua; factor yang datang dari luar diri siswa itu sendiri atau factor lingkungan.

Mengenali Warna & Manfaat Buah-Sayuran


http://images.pilkolin.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RpGbbwoKCpcAAHQCGv41/buah-warna.JPG?et=5PZbFGM3rlEfW%2B2Qs8VtSA&nmid=49082269



Umumnya, kita malas makan buah, apalagi sayuran. Kalau buah atau sayuran itu kebetulan kesenangan kita sih tak masalah.
Nah, daripada Anda selalu merasa terpaksa makan sayuran dan buah, sebaiknya kenali manfaatnya lewat warna. Kata orang tak kenal maka tak sayang.


Merah
Banyak buah yang berwarna merah, ada semangka, stroberi, tomat, atau jambu biji merah. Warna merah pada buah-buahan tersebut mengandung zat yang namanya antosianin dan likopen. Antosianin berguna untuk mencegah infeksi dan kanker kandung kemih, sedangkan likopen menghambat fungsi kemunduran fisik dan mental agar kita tidak mudah pikun. Selain itu, likopen juga mencegah bermacam-macam penyakit kanker. Sementara sayuran yang berwarna merah seperti terung, kol merah, dan bayam merah. Pigmen pada sayuran jenis ini mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai antikanker. Kol merah jika disantap mentah ternyata mengandung senyawa fitokimia dan vitamin C dua kali lipat daripada kol putih.
Jingga
Melon jingga, pepaya, jeruk yang berwarna jingga dan semua buah-buahan yang memiliki daging buah berwarna jingga itu mengandung betakarotin. Fungsi betakarotin menghambat proses penuaan sel. Sel-sel di dalam tubuh kita makin lama semakin tua, dan jika sudah telanjur tua, maka tugas betakarotin meremajakan kembali. Selain itu, sebagian betakarotin yang ada di dalam tubuh berubah menjadi vitamin A yang akan memacu sistem kekebalan tubuh, yang membuat tubuh tak mudah terserang penyakit. Sedangkan beberapa jenis sayuran yang berwarna jingga, antara lain ubi jalar merah, labu kuning, dan wortel. Tiga sayuran ini sangat kaya akan betakarotin. Selain itu, wortel juga kaya akan kalsium pektat yang berguna menurunkan kadar lemak dalam darah. Buah dan sayuran berwarna jingga banyak mengandung vitamin A, yang sangat dibutuhkan bagi kesehatan mata. 
Kuning
Buah berwarna kuning adalah belimbing, nanas, pisang, dan lain-lain. Buah-buahan ini kaya akan kalium. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa kalium bermanfaat mencegah stroke dan jantung koroner. Kalau Anda suka makan nanas, apalagi dijus, selain rasanya segar, ternyata juga membantu menyembuhkan diare dan mempercepat penyembuhan radang. Jenis sayuran yang berwarna kuning diyakini ampuh memerangi katarak, serangan jantung, dan stroke. Contoh sayuran kuning adalah paprika dan jagung muda.
Hijau
Tengok yang namanya alpukat, melon, anggur hijau. Buah-buahan ini banyak mengandung asam alegat, yang sangat ampuh menggempur bibit sel kanker jenis apa pun. Asam alegat juga membantu menormalkan tekanan darah karena buah berwarna hijau juga mengandung kalium. Sayuran kebanyakan warnanya memang hijau, bayam, caisim, dan daun singkong, adalah contoh sayuran yang banyak mengandung vitamin C dan B Kompleks. Selain itu juga besar kandungan zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, betakarotin, dan tentu saja, serat. Kekurangan sayuran berwarna hijau menyebabkan kulit jadi kasar dan bersisik.
Putih
Buah yang berwarna putih antara lain sirsak, duku, kelengkeng, dan leci. Kandungan serat dan vitamin C dalam buah-buahan berwarna putih ini tinggi. Memang tidak begitu banyak mengandung antioksidan, tapi serat juga sangat dibutuhkan dalam tubuh. Manfaat langsung serat itu membuat kita nyaman saat buang air besar.  Sayuran berwarna putih antara lain taoge, kol, kembang kol, sawi putih, rebung, dan jamur. Taoge sebaiknya dimakan mentah, atau sete matang, agar vitamin E dan C yang dikandungnya tidak hilang. Sedangkan jamur, kol, dan kembang kol, sarat akan senyawa antikanker.
Beberapa hal penting yang harus diketahui:
1. Kurangi makanan yang mengandung tambahan kimia sintetis seperti pewarna, beking soda, besoat, dan esen. Bahan-bahan ini merupakan sumber radikal bebas yang merangsang jaringan menjadi hiperaktif dan dapat memicu timbulnya kanker. Penyedap makanan juga menggunakan bahan-bahan kimia sintetis.
2. Sayuran warna hijau sebaiknya dikonsumsi setiap hari dalam jumlah paling besar, dengan kombinasi sayuran warna jingga dan kuning, merah-ungu dan putih sebagai pelengkap.

Neraka

 
Neraka sering dilukiskan dengan suasana api menyala yang sangat mengerikan panasnya. Kondisi seperti itulah yang terdapat di sebuah lubang api menganga di daratan Usbekistan, Asia Tengah. Maka lubang api itu pun disebut sebagai “pintu neraka”.
Lubang api itu berukuran sekitar dua kali lapangan bola dengan kedalaman lebih dari 30 meter. Semula ukurannya tidak sebesar itu sejak pertama kali tahun 1975 “pintu neraka” itu dijumpai manusia.
Awalnya ahli geologi menggali dengan alat berat untuk pengeboran gas alam. Anehnya, di lokasi itu ditemukan jurang besar di bawah tanah. Saking besarnya, semua peralatan untuk penggalian itu terperosok ke dalam.
Jurang itu dipenuhi dengan gas bumi yang beracun. Belum ada keterangan resmi Uni Soviet kala itu terkait berapa jumlah korban tewas akibat terkena gas beracun. Namun para ahli segera menyingkir dan semua peralatan yang terperosok itu ditinggal pergi.
Untuk menghindari gas beracun yang terlanjur terbuka ke langit bumi itu menyebar, para ahli memutuskan untuk membakarnya. Posisinya berada di dekat kota kecil bernama Davaz.
Praktis sejak 1975 lobang raksasa itu menyemburkan api seperti gunung berapi dan masih tetap menyala hingga kini walau sudah 35 tahun berlalu. Masyarakat sekitar tak ada yang berani mendekat karena pengaruh medan panas hingga beberapa ratus meter, sehingga dinamakan “pintu neraka”.
Sampai sekarang belum ada penjelasan apakah “pintu Neraka” itu ukurannya melebar atau stabil karena gas yang keluar dari perut bumi itu langsung terbakar. Walau terkena hujan pun, apinya tidak mati.
Lubang api raksasa itu kelihatan dari kejauhan karena berada di daratan tandus yang luas. Bila malam, tampak semakin jelas dengan sorotan cahaya kekuningan yang bersumber dari “pintu neraka” itu.
Mirip dengan Lumpur Lapindo, yang terus mengeluarkan lumpur panas gara-gara pengeboran yang dinilai gagal sehingga menyembur ke permukaan bumi. Hingga kini juga belum ada ahli geologi yang mampu menghentikan semburan lumpur panas lapindo. Yang bisa dilakukan hanya membatasi agar area efek lumpur panas itu tidak terus melebar.(kompas/wd/km/akha)

apophis membawa kehancuran


Serem nih bo.... kayak pilem armagedon... ( Asteroid yg lagi menuju bumi namanya Apophis.

ilmuwan udah melakukan mulai nyusun strategi halau asteroid. Gimane neh para spiritualis mo ritual apaan neh....??



----------------------------------------

Tahun 2029 akan menjadi tahun yang paling mendebarkan bagi umat manusia di bumi, khususnya para pakar antariksa. Ketika saat itu tiba, asteroid raksasa yang bernama Apophis diperkirakan akan melintasi bumi pada jarak yang sangat dekat : 32.000 Km.

Jika kekuatan gravitasi bumi 'mengundang' sang asteroid, maka bencana besar pun diramalkan bakal terjadi. Betapa tidak, hantaman Apophis akan menghancurkan permukaan bumi dengan luas sebesar negara inggris. Bisa dibayangkan betapa luluh lantaknya bumi ketika bencana itu terjadi.


Ancaman tsb tak berhenti sampai disitu. Jika Apophis tak jatuh ke bumi tahun 2029 maka kemungkinan asteroid ini akan mengubah orbitnya sehingga akan berada pada lintasan yang dapat menghantam bumi saat asteroid tsb melintasi bumi lagi pada tahun 2036.


Ancaman ini tentu saja meninggalkan pekerjaan rumah bagi para pakar. Para ilmuwan AS kini memantau dengan seksama pergerakan Apophis. Gerak cepat pun kini mulai dilakukan. Empat seminar yang akan dimulai pada akhir tahun 2007 nanti akan menjadi titik awal dari tindakan yang akan dilakukan umat manusia di bumi. Jika rancangan keputusan sudah dihasilkan maka akan diajukan kepada PBB pada tahun 2009 untuk direalisasikan.


Para pakar kini sibuk merancang teknologi tercanggih untuk menghalau asteroid. Ilmuwan kini membuat sebuat pesawat antariksa yang berfungsi layaknya 'traktor'. Pesawat tsb dapat dimanfaatkan untuk menyeret sebuah asteroid keluar dari lintasannya sebelum menghantam bumi.


Astronot dari Lembaga antariksa AS (NASA), Edward Lu, mengatakan bahwa selama ini 'gaya hollywood' memang menjadi pilihan mereka untuk mengatasi ancaman asteroid. Salah satunya dengan meledakan bom nuklir di angkasa luar untuk menghancurkan asteroid yang akan menabrak bumi. Namun demikian, ia mengatakan "sesungguhnya anda tidak akan tahu apa yang akan ditimbulkan dari tindakan itu. Apa yang terjadi bisa saja berakibat sesuatu yang lebih buruk dari perkiraan kita," paparnya.


Menurut Lu, cara yang dianggap terbaik sejauh ini adalah dengan menempatkan pesawat antariksa berupa 'traktor' kecil untuk menghalaunya. Ukuran traktor tsb kurang lebih sama dengan pesawat Apollo. Pesawat tsb akan ditempatkan mengambang, didepan atau dibelakang asteroid dengan tujuan menyeret asteroid itu dari lintasannya dengan gaya berat.


Russel Schweickart, ketua umum Assosiaciton of Space Explorers menyatakan harus ada suatu prosedur yang diakui secara internasional untuk menghadapi ancama asteroid. "Kita paham bagaimana mengidentifikasikan asteroid. Kita juga tahu bagaimana mengahalaunya. Yang menjadi pertanyaan adalah siapa yang akan memikul tanggung jawab untuk menghadapinya. Kemudian, siapa yang berhak mengambil posisi sebagai pemegang keputusan?", katanya.


Menurut Russel, yang akan menjadi pertanyaan lagi adalah bagian mana dari bumi yang kemungkinan akan dihantam oleh asteroid. "Kita harus mampu menentukan ke arah mana asteroid itu ketika masih berada pada lintasannya. Jika kita menunggu hingga titik jatuhnya asteroid maka akan sangat terlambat karena kita hanya akan sekedar menyaksikan asteroid sukses menghantam bumi," ujarnya.


Karena itulah Russel mengingatkan para ilmuwan untuk sedini mungkin bisa memetakan arah asteroid. Berkaitan dengan itulah, kelompok kerja yang terdiri atas ilmuwan, diplomat dan pakar hukum internasional akan mengupayakan rancangan kesepakatan mengenai tindakan yang kelak akan dilakukan. Dua tahun kedepan, rancangan ini akan dibawa ke PBB untuk dipertimbangkan.


Bagi masyarakat dunia umumnya, mari perbanyak doa karena kekuatan spiritual doa Insya Allah mampu menyelamatkan bumi dari ancaman namun selain dari doa, kita juga wajib menjaga bumi dari kerusakan akibat keserakahan manusia. Bukankah dalam Al Quran, Allah seringkali mengingatkan manusia agar tidak merusak bumi? jika ini tidak segera dihentikan, maka teknologi canggih apapun tidak akan mampu menghalau azab dari Tuhan Semesta Alam.

Peristiwa Lama, Sampit

TANGISAN haru pecah di pendopo kantor Bupati Kabupaten Bangkalan, Jalan Letnan Abdullah, Jumat pekan lalu. ''Alhamdulillah, akhirnya kami sampai di Madura,'' kata Jayadi, 31 tahun, sambil terisak. Toh, kegembiraan itu tak lama. Sejenak kemudian, pemuda ceking itu tepekur. ''Kami tidak tahu harus ke mana setelah ini,'' tuturnya.

Jayadi terus memeriksa sebuah alamat: Desa Nasoka, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. ''Tidak jelas siapa orangnya. Ibu kami sudah 50 tahun tak mengontak saudaranya di Madura,'' katanya masygul. Ia tidak tahu harus menemui siapa untuk meminta perlindungan.


Jayadi adalah potret getir warga pendatang di Sampit, Kalimantan Tengah. Mereka dipaksa meninggalkan tanah itu setelah diburu-buru warga Dayak, yang mengklaim sebagai ahli waris bumi Sampit.


Bersama ribuan pengungsi lain, Jayadi cabut dari daerah panas itu, Kamis pekan lalu, menumpang Kapal Motor Bukit Raya ke Surabaya. ''Saya bisa selamat karena saya bukan orang Madura,'' katanya. Ia memang asli Semarang, tapi sejak usia tiga tahun hijrah ke Sampit mengikuti orangtuanya.


Pada 1989, Jayadi kawin dengan Fitri, 29 tahun, gadis Madura putri Marini, 60 tahun. Mereka dikaruniai tiga anak, dan bermukim di Desa Sumber Makmur, Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Sampit. Jayadi jualan sayur-mayur keliling kampung. Meski pas-pasan, mereka bisa hidup tenang, sampai semuanya hancur berkeping.


Penderitaan itu dimulai Senin 19 Februari lalu. Saat itu, Jayadi sedang bertamu di rumah kakaknya, Lastri, di Kampung Begendang, 500 meter dari Desa Sumber Makmur. Menurut kesaksian Jayadi, tiba-tiba saja serombongan orang Dayak datang mengobrak-abrik rumah-rumah, membakar, bahkan membunuh warga keturunan Madura. Jumlah mereka sekitar 15 orang. Tiap orang menggengam tombak, mandau (parang), sumpit, juga panah. ''Setelah membakar dan membunuh, mereka selalu berseru '
ukluk-ukluk-ukluk','' kata Jayadi sambil mengentak-entakkan kakinya.

Bersama Lastri, ia melihat pembantaian itu. ''Pokoknya, setiap bertemu sasaran, cres... cres... cres,'' Jayadi menuturkan sambil meletakkan tangan di lehernya, seperti orang memotong leher. Jayadi sempat gemetaran ketika rombongan bersenjata itu menatapnya. Setelah mendengus, mereka pun berlalu begitu saja. Tak ada kata-kata.


Jayadi tak tahu pasti mengapa bisa lolos. Ia menduga, rombongan lelaki itu dari suku Dayak Iban, yang dikenal punya penciuman tajam. Seperti dilaporkan wartawan Gatra Suhartono, Dayak Iban inilah yang keluar-masuk kampung melakukan pemeriksaan lewat aroma. Kalau ada yang dianggap orang Madura, mereka berteriak, ''Di sini ada sapi....''


Yang tak punya kemampuan seperti itu melakukan seleksi secara konvensional, lewat bahasa. Warga pendatang disuruh menghitung satu sampai sepuluh, lalu diminta melafalkan kata ''kuning''. Bila sepuluh diucapkan
sepoloh, dan koning untuk warna kuning, nyawa bisa putus.

Setelah tahu orang Madura menjadi sasaran amuk, Jayadi bergegas pulang. ''Untung mereka belum sampai rumah saya,'' katanya. Istri, ibu mertua, dan tiga anaknya panik. Jayadi mengambil inisiatif mengungsikan mereka. ''Saya sembunyikan di hutan,'' katanya. Sekitar dua kilometer dari rumahnya. ''Setiap hari, saya kirim makanan buat keluarga saya,'' ujar Jayadi. Ia sendiri menunggui rumah agar tidak dibakar.


Namun, suasana makin panas saja. Jayadi gamang. Ada tetangganya, sesama pendatang, yang menyarankan agar Jayadi kabur saja, tanpa peduli istri dan anak. ''Kalau toh dibawa, pasti akan kena perkara dengan suku Dayak,'' kata Jayadi, menirukan bujukan keji itu. Jayadi tak sudi mendengarnya. ''Saya mencintai keluarga saya,'' ungkap Jayadi yang hanya tamatan SD ini. Dengan bantuan dua aparat Pemerintah Daerah (Pemda) Sampit, Jayadi akhirnya berhasil membawa keluarganya ke tempat pengungsian di kompleks kantor Pemda Sampit.


Di tengah-tengah teman senasibnya, Jayadi sempat berharap bisa kembali hidup tenang seperti sediakala. Sayang, itu hanya mimpi. Saat ia melongok ke kampung, rumahnya telah rata dengan tanah. Jayadi kini tidak punya apa-apa lagi. Akhirnya, dia memutuskan mengikuti saran mertuanya, kembali ke Madura. ''Saya tak punya saudara lagi di Semarang,'' katanya.


Akibat tragedi Sampit, puluhan ribu orang harus mengalami nasib tragis. Sampai pekan lalu, menurut catatan Pemda Kalimantan Tengah, pengungsi yang telah diangkut ke luar Kalimantan sekitar 23.800 orang, dan yang masih ditampung di tempat pengungsian sekitar 33.000 orang.


Sosiolog dari Universitas Indonesia, Imam B. Prasodjo, menyebutkan bahwa penyelesaian konflik antaretnis di Sampit dan Palangkaraya hendaknya tidak dilakukan dengan mengungsikan warga Madura ke daerah lain. ''Ini justru bisa memprovokasi bahwa bila orang tidak suka terhadap pendatang, di pulau mana pun, bisa diusir,'' kata Imam. Orang-orang di Irian Jaya atau di pulau lain bisa melakukan ini. ''Yang kita pertaruhkan saat ini adalah Indonesia sebagai masyarakat majemuk. Pemerintah jangan hanya sibuk mengurus asapnya, tapi lupa di mana apinya,'' Imam menambahkan.


Apa boleh buat, pemerintah untuk sementara seperti tidak punya pilihan lain, kecuali evakuasi. Juru bicara kantor Pemda Kalimantan Tengah, Harun Al-Rasyid, mengatakan bahwa langkah evakuasi terpaksa diambil untuk menghindari jatuh korban lebih banyak. Jumlah korban insiden Sampit dan Palangkaraya itu, menurut Harun, adalah 357 orang --341 di antaranya dari etnis Madura. Sebanyak 571 rumah dibakar. ''Evakuasi menjadi jalan terbaik. Ini sesuai dengan pertimbangan kondisi lapangan, bukan merujuk pada teori,'' tutur Harun.


Setelah aman, kata Harun, pengungsi bisa kembali. Pertanyaannya, kapan? Hingga kini, polisi belum mau memberikan jaminan keamanan. Karena itulah, M. Noer, tokoh yang dituakan oleh orang Madura, sempat mencak-mencak saat bertemu Kapolri Jenderal S. Bimantoro di Surabaya, Sabtu pekan lalu.


Soal pengungsi ini memang tak mudah dipecahkan. Sekadar contoh, akibat konflik etnis di Sambas, dua tahun lalu, puluhan ribu orang masih tersuruk di kamp-kamp pengungsian di Pontianak. Jumlahnya mencapai 68.000 orang, yang tersebar di asrama haji, Stadion Syarif Abdulrahman, Gelanggang Olahraga (GOR) Pangsuma, GOR Bulu Tangkis Khatulistiwa, dan Stadion Universitas Tanjungpura.


Belum lagi para pengungsi di daerah lain. Yang paling sering bikin heboh dan menjadi problem internasional adalah pengungsi yang kini merana di Nusa Tenggara Timur. Mereka yang mengungsi setelah jajak pendapat Timor Timur, awal September 1999, itu jumlahnya masih sekitar 80.000 orang, susut dari jumlah semula yang 200.000 orang.


Di Palu dan Donggala, masih ada 10.000 korban kerusuhan Poso yang belum berani pulang ke kampungnya. Mereka ditampung di tiga lokasi, yakni Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Kabupaten Donggala; Stadion Gawalise di Kota Madya Palu; juga bekas kantor Bank Tabungan Negara Silae serta gedung KNPI. Masih ada lagi soal pengungsi Ambon, Maluku Utara, dan Aceh yang jumlahnya ratusan ribu.


Karena itu pula, Jumat pekan lalu pemerintah memutuskan menghidupkan kembali Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) untuk Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi. Badan ini semasa Presiden Soeharto dan B.J. Habibie dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra). Karena pos Menko Kesra kosong, badan itu kini diketuai Wakil Presiden (Wapres) Megawati Soekarnoputri, dengan sekretaris Bambang Kesowo, yang sehari-hari menjabat sekretaris wapres. Lembaga inilah yang nantinya menangani korban bencana alam dan pengungsi.


Tentu, Bakornas tak bisa meredam kekerasan. Insiden Sampit sampai makan banyak korban, tutur sosiolog dari Universitas Tanjungpura, Prof. Syarief Ibrahim Algadrie, salah satu penyebabnya adalah kurang kompaknya TNI/Polri di lapangan. ''Koordinasinya tidak jelas dari siapa,'' kata Algadrie. Di Sampit, TNI dan polisi malah terlibat baku tembak (lihat:
Upeti di Tengah Pengungsi).

Wakil Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Munir, menyebutkan bahwa pengamanan tak efektif karena ada rivalitas TNI dan Polri. Munir, seperti biasa, menyodok: TNI dianggap membiarkan konflik meletup, mengulur bantuan pasukan. Semua ini dilakukan agar timbul kesan bahwa Polri tidak mampu menjaga keamaman. ''Ini tidak hanya terjadi di Palangkaraya, juga di Aceh, Papua, dan daerah konflik lain,'' kata Munir.


Tudingan bahwa TNI tak cepat tanggap dibantah Kepala Pusat Penerangan TNI, Marsekal Muda Graito Usodo. ''Begitu TNI diminta membantu Polri, kami langsung memberikan respons,'' katanya. Ia menyebutkan, mobilisasi pasukan membutuhkan waktu, baik untuk mengumpulkan personel, penerbangan, maupun transportasi menuju lokasi kejadian. ''Orang gampang saja mengatakan kami terlambat. Padahal, banyak hal yang menyebabkan keterlambatan itu. Mereka tidak mau melihat itu dengan kacamata jernih,'' ujar Graito.


Sialnya, di tengah keterbatasan aparat itu, kerusuhan justru merambat sangat cepat. Mula-mula, pada 18 Februari, ditemukan seorang warga Madura terbujur kaku di pinggir Jalan Karya Baru, Sampit (Gatra, 3 Maret 2000). Sejumlah warga Madura menuntut balas. Mereka membakar sembilan rumah warga Dayak. Empat orang meregang nyawa --satu orang luka-luka disambar celurit, tiga lainnya hangus terbakar.


Wakil Bupati Kotawaringin Timur, H.M. Thamrin Noer, yang turun ke lokasi untuk memantau situasi di Jalan Baamang, nyaris dihabisi warga Madura. Noer mencoba menenangkan emosi massa. Untung saja, seorang warga Madura yang cukup berpengaruh mengenalinya. Dengan pengawalan polisi, Thamrin kemudian meninggalkan lokasi.


Warga Madura terus mengamuk. Praktis, selama dua hari mereka menguasai arena. Merasa menang angin, mereka mengibarkan spanduk kemenangan. Salah satu bunyinya, ''Selamat Datang di Sampang II''. Aksi inilah yang sebenarnya mengundang kemarahan warga Dayak. ''Bagi warga Dayak, tanah itu adalah kehormatan. Tak sejengkal pun boleh diambil orang lain,'' kata J.J. Kusni, putra Dayak, lulusan Universitas Sorbonne, Paris, bidang ilmu sejarah, yang mengajar di Universitas Kristen Palangkaraya.


Suku Dayak akhirnya membalas pada 20 Februari. Dari berbagai penjuru, massa Dayak tumpah ruah ke Sampit. Suasana layaknya perang. Massa Dayak mengenakan ikat kepala warna merah dan kuning. Mereka bersenjata mandau, tombak, dan panah. Sebelum memulai perang, mereka menenggak
barem, minuman keras tradisional Dayak. Mereka memburu suku Madura di semua sudut kota Sampit, malah melebar sampai ke Samuda, 70 kilometer sebelah selatan Sampit.

Suasana benar-benar mencekam. Sampit bagaikan ladang pembantaian. Mayat bergelimpangan di jalan-jalan. Sungai Mentaya, yang melintasi kota Sampit, menghanyutkan mayat-mayat tanpa kepala. Perburuan terus meluas sampai Palangkaraya.


Eksekusi memenggal kepala lawan dalam budaya Dayak dikenal dengan sebutan
ngayau. Cuma, menurut Kepala Pusat Penelitian Kebudayaan Dayak, Universitas Palangkaraya, Prof. H. Kena Muhammad Aini Matseman Usop, 67 tahun, tradisi ini sudah ditinggalkan sejak seabad lalu. ''Sekarang muncul lagi sebagai bentuk pelampiasan dan akumulasi perasaan yang terhina dan tertindas,'' kata Usop.

Penegakan hukum yang lemah, menurut Usop, ikut andil memicu insiden. ''Banyak kasus yang coba diselesaikan secara hukum, hasilnya mengecewakan. Orang Madura yang bersalah sering bebas. Kalaupun dihukum, cuma sebentar,'' katanya. Pendek kata, dalam kehidupan bermasyarakat, orang Dayak merasa terus dikibuli orang Madura. ''Kalau harga diri terus-terusan diinjak, mereka bisa marah, dan inilah akibatnya,'' ujarnya.


Apa pun, kasus Sampit makin menjulangkan nama Indonesia sebagai negeri ''berjuta kekerasan'''. Selama beberapa hari, media massa internasional menyajikan ''kekerasan etnis'' di Sampit sebagai menu utama. Mereka menggeber tulisan dengan foto-foto yang sadis, bengis. Harian
New York Times membandingkannya dengan kekejaman saat Revolusi Prancis. Bedanya, di Prancis, kepala-kepala manusia dipotong dengan kapak guillotine, sedangkan warga Madura dipenggal dengan parang. ''Mayat berserakan di mana-mana. Betul-betul kejam dan biadab,'' tulis koran yang sangat berpengaruh di Amerika Serikat itu.

Kekerasan di negeri yang sempat berjuluk ''zamrud khatulistiwa'' ini benar-benar sedang jadi sorotan pers luar negri.
National Geographic, yang biasanya hanya mengulas lingkungan hidup dan keindahan alam, pada edisi Maret 2001 menurunkan laporan khusus kekerasan etnis di Tanah Air. Judulnya bikin deg-degan: Living Dangerously in Indonesia. Lalu, beberapa jaringan televisi Timur Tengah menampilkan kepala-kepala manusia tanpa badan ketika Presiden Gus Dur menyampaikan pidato pembukaan KTT G-8 di Kairo, Mesir, Ahad pekan lalu.

Saking gawatnya urusan, dari dalam negeri sejumlah tokoh, antara lain cendekiawan muslim Nurcholish Madjid, Ketua DPR-RI Akbar Tandjung, Ketua MPR-RI Amien Rais, dan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Adi Sasono, sampai meminta Presiden Gus Dur mengakhiri lawatannya ke luar negeri. ''Menurut ukuran-ukuran normal, seharusnya pulang karena ini peristiwa sangat besar. Besar sekali,'' kata Nurcholish Madjid.


Tapi, Gus Dur sepertinya lebih suka memakai ukurannya sendiri. ''Saya ke luar negeri ini menandakan bahwa keadaan dalam negeri semuanya beres. Jadi, tidak perlu dikhawatirkan,'' katanya saat dialog dan makan malam bersama masyarakat Indonesia di Kedutaan Besar RI di Kairo, Senin malam pekan lalu.


Media massa asing, kata Gus Dur, terlampau berlebihan. ''Pemberitaan pers asing terlampau membesar-besarkan. Peristiwa di Kalimantan seolah-olah telah menyebabkan kehancuran,'' katanya. Alhasil, Gus Dur tetap melanjutkan lawatannya ke luar negeri sampai 7 Maret. Keputusannya itu, menurut Gus Dur, diambil setelah mendapat saran dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono dan Kapolri Jenderal S. Bimantoro. Gus Dur, seperti dikatakan Menteri Pertahanan Moh. Mahfud MD, baru akan menengok Sampit, Kamis pekan ini.


Hal itu memang harus dilakukan. Kalau tak pandai-pandai meniti buih, pemerintahan Gus Dur bakal mendapat kerepotan baru. Bukan mustahil, kejadian ini akan memberi tempat bagi tuntutan Borneo merdeka. Ketua Kaukus Kalimantan, Letnan Jenderal (purnawirawan) Z.A. Maulani, mengatakan bahwa gagasan ini disambut hangat masyarakat Kalimantan. ''Itu disebabkan ketidakpercayaan masyarakat Kalimantan terhadap pemerintahan pusat,'' kata mantan Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara yang masih berdarah Dayak itu.


Soal Borneo merdeka ini mulai menggelinding setelah 82 pemuka suku Dayak bertemu pada 30 Januari lalu di Palangkaraya. Maulani sendiri mengaku, walaupun hadir dalam pertemuan tersebut, ia tak setuju dengan ide Borneo merdeka. ''Itu termasuk tindakan makar,'' katanya kepada Bambang Febri Triatmojo dari Gatra. Kejadian awal di Sampit memang bisa menjadi momentum untuk memasarkan gagasan separatis itu.

Followers

Follow us!

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini